Ciri-Ciri Pranata Sosial

oleh
Pranata Sosial Merupakan Suatu Konsep Yang Kompleks dan Sikap-Sikap Yang Berhubungan Antara Manusia Tertentu Yang Tidak Dapat Dihindari, Yang Muncul Karena Dipenuhinya Tujuan-Tujuan Sosial Yang Penting.

Jakarta, Borneo24.com Setiap kelompok masyarakat mengembangkan kebudayaannya sesuai dengan kondisi masyarakatnya dan kompleksitas kebudayaannya.

Dalam kelompok masyarakat tersebut, terdapat pranata-pranata sebagai hasil dari interaksi antara anggotanya yang kemudian menjadi pola tindakan yang resmi serta dijadikan pedoman bersama.

Menurut J.O. Hertzler, pengertian pranata sosial adalah suatu konsep yang kompleks dan sikap-sikap yang berhubungan antara manusia tertentu yang tidak dapat dihindari, yang muncul karena dipenuhinya tujuan-tujuan sosial yang penting.

Ciri-Ciri dari Pranata Sosial

Secara umum, tujuan pranata sosial adalah untuk mengatur agar kebutuhan hidup manusia dapat terpenuhi secara memadai dan kehidupan sosial masyarakat bisa berjalan tertib sesuai kaidah yang berlaku.

Terdiri dari seperangkat organisasi pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan.

Ciri ini menegaskan bahwa pranata sosial terdiri dari sekumpulan norma sosial dan peranan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Relative Memiliki Tingkat Kekekalan Tertentu.

Pada umumnya, pranata sosial memiliki daya tahan tertentu yang tidak cepat hilang dalam kehidupan bermasyarakat. Ini dikarenakan pranata sosial terdiri dari norma-norma sosial yang sudah sewajarnyalah dipelihara oleh setiap anggota masyarakat. Selain itu, kekebalan pranata sosial juga dipengaruhi oleh usaha dari anggota masyarakat untuk melestarikannya.

Memiliki Tujuan Yang Ingin Dicapai dan Diwujudkan.

Tujuan dasarnya adalah pedoman serta arah yang ingin dicapai. Tujuan ini akan mendorong manusia untuk mengusahakan serta bertindak agar ia dapat terwujud. Tujuan ini juga akan merangsang pranata sosial untuk dapat melaksanakan fungsinya.

Merupakan Alat-Alat Perlengkapan yang Digunakan Untuk Mencapai Tujuannya.

Alat-alat perlengkapan yang dimaksud adalah agar pranata yang bersangkutan dapat melaksanakan fungsinya demi mencapai tujuan yang diinginkan.

Memiliki Lambang atau Simbol Tersendiri.

Selain merupakan spesifikasi dari suatu pranata sosial, tidak jarang lambang juga menjadi cerminan secara simbolis yang menggambarkan tujuan dan fungsi pranata sosial tersebut. Lambang dari suatu pranata sosial dapat berupa gambar sesuatu, tulisan maupun slogan-slogan.

Memiliki Dokumen, Baik yang Tertulis Maupun Tidak.

Dokumen ini menjadi landasan untuk mencapai tujuan serta melaksanakan fungsinya. Dokumen yang tertulis dapat merupakan landasan pranata yang otentik digunakan sebagai pedoman dan merupakan perwujudan dari karakteristik yang pertama. (***)