Bayi Orangutan Mati, Induknya Masih Dalam Perawatan

oleh

ACEH – Evakuasi dua orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang dievakuasi bersama induknya di salah satu kebun sawit milik warga di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, berakhir dengan kematian si bayi orangutan.

Evakuasi dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh SeksiWilayah II Subulussalam bersama WCS-IP dan HOCRO-OIC.

Berdasarkan keterangan Kepala BKSDA Provinsi Aceh, Sapto Aji Prabowo, bayi orangutan tersebut mati saat dalam perjalanan menuju Pusat Karantina Orangutan di Sibolangit Sumatera Utara. Sedangkan kondisi induknya luka parah akibat benda tajam.

“sepertinya si bayi mati karena malnutrisi dan shok berat” tutur Sapto, Rabu (13/03/2019)

Sementara itu, lanjut Sapto, induk orangutan berusia 30 tahun yang diberi nama “Hope” masih mempritihatinkan dengan kondisi kedua mata rusak karena terkena senapan angin dan luka di sekujur tubuh diduga akibat sayatan benda tajam.

“harapannya Hope bisa pulih dan ada kesempatan hidup yang lebih baik” katanya. (RP/01)