Bupati Kapuas dan Istrinya Ditahan KPK

oleh
KPK Resmi Menahan Bupati Kabupaten Kapuas Ben Brahim S Bahat dan Istrinya Yang Juga Anggota DPR RI Ary Egahni Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemotongan Anggaran Seolah-Olah Sebagai Utang Kepada Penyelenggara Negara Disertai Dengan Penerimaan Suap di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Jakarta, Borneo24.comBupati Kapuas Ben Brahim S Bahat beserta istrinya yang juga anggota DPR RI, Ary Egahni Bahat ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Kini keduanya pun ditahan.

Upaya ini dilakukan setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran di Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Kedua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut telah hadir di gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Saat ini, masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka oleh tim penyidik KPK.

“Untuk kepentingan penyelidikan maka kami melakukan penahanan selama 20 hari terhitung hari ini 28 Maret sampai dengan 16 April 2023 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih,” kata Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.

Ben selaku Bupati Kapuas menerima fasilitas dan uang dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Dia juga diduga menerima fasilitas dan uang dari pihak swasta. 

Penyidik KPK pada Selasa siang sempat menggeledah rumah jabatan bupati Kapuas serta kantor bupati, setidaknya dua orang penyidik KPK yang menggeledah dua tempat itu sejak pukul 11.00 siang hingga pukul 14.00 WIB. Mereka dijaga oleh aparat kepolisian lengkap dengan senjata.

No More Posts Available.

No more pages to load.