Ini Wajah Pembunuhan Sadis di PT SAP Kotawaringin Barat, Alasannya Ini!

oleh
Pelaku Pembunuhan Sadis di PT SAP berinisial YR.

Kotawaringin Barat, Borneo24.com – Pembunuhan sadis yang terjadi beberapa hari yang lalu sempat dihebohkan dengan kasus penemuan mayat di sebuah perusahaan yang ada di daerah Kumai. Perusahaan tersebut adalah PT Sinar Alam Permai (SAP) di Jalan Pelabuhan CPO Sungai Kakap, Kelurahan Kumai Hulu Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil diungkap oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kobar.

Hal itu yang diucapkan Kapolres Kobar, AKBP Devy Firmansyahpada saat Press Release, Senin (13/9/2021) di Halaman Kantor Polres Kobar. Kapolres pun menjelaskan, pengungkapan tersebut berdasarkan laporan polisi LP/B/197/lX/2021 dengan pelapor atas nama SP.

“Pembunuhan korban atas nama Siti Fatimah itu, setelah kita melaksanakan olah TKP, Alhamdulillah tidak sampai 1 jam dalam kurun waktu kurang lebih dari 1 jam personil Satreskrim Polres korban berhasil mengungkap kejadian tersebut dan mengamankan seorang laki-laki yang bernama YR,” jelas Kapolres Kobar.

Menurut Kapolres, kejadiannya pada saat itu hari Jumat Tanggal 10 September 2021, sekitar Pukul 8.40 WIB. TKP nya berada di dalam gudang fiber atau bahan bakar boiler dari PT Sinar Alam Permai.

Modusnya disini tersangka memukul korban dengan menggunakan tangan ke arah kepala dan muka korban juga dipukul berkali-kali beserta dengan perut dan mengenai ulu hati korban. Pada saat korban ini sedang dalam posisi jatuh terlentang dan di situ menyebabkan korban ini meninggal dunia, kemudian tubuh korban ini dipindahkan oleh tersangka ke atas tumpukan fiber atau bahan bakar boiler dan tersangka tutupin dengan fiber sampai dengan tidak terlihat.

Masih menurutnya, hal tersebut dilakukan menurut pengakuan tersangka ini, karena tersangka jengkel dan dendam dengan korban karena sering disuruh mengangkat oleh korban yang tidak sesuai dengan pekerjaan tersangka.

Pekerjaan tersangka ini sehari-hari adalah sebagai cleaning service atau cleaning service yang Outsourcing disediakan oleh PT Athena tagaya yang dipekerjakan di PT SAP. Tersangka ini sebelumnya juga pernah dimarahi oleh korban, sehingga jengkel. Kemudian dari situ tersangka ini ingin memiliki atau menguasai barang milik korban yaitu, berupa HP.

“Rencana dia, handphone itu nanti akan dipakai untuk memeras keluarga korban dengan mengatakan, bahwa saat ini korban itu sedang diculik oleh tersangka. Dan selanjutnya apabila sudah terjadi itu, maka rencana kedepannya tersangka ini akan meminta tebusan kepada keluarga korban,” tambahnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan sementara ini dari TKP yaitu, 1 buah helm safety warna biru yang pada saat itu dipergunakan oleh korban Siti Fatimah, kemudian ada 1 buah kain warna hitam ini disertai dengan 1 buah jilbab dengan kain warna coklat yah ini adalah juga milik korban kemudian ada 2 buah lensa kacamata 2 buah lensa kacamata ini juga milik korban juga kemudian ada satu buah masker medis warna biru putih ini juga yang dipergunakan oleh korban juga kemudian 1 buah frame kacamata yang kita temukan di TKP Jadi kaca kacanya dalam kondisi pecah, dan ditemukan frame kacamata nya saja.

Kemudian barang yang berhasil disita dari tersangka yaitu, 1 buah HP merk Oppo F3 warna rose. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata ini adalah milik korban milik korban, kemudian ada 1 buah sepatu boot warna kuning ini adalah sepatu yang digunakan oleh tersangka untuk menginjak leher korban.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana selama kurang lebih 15 tahun penjara unsur pasal 338 Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain Kemudian untuk yang 365 ayat 3 adalah pencurian yang didahului atau disertai dengan diikuti kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu dimana perbuatan tersebut dilakukan sehingga menyebabkan matinya orang lain itu diancam dengan hukuman penjara selama 15 tahun penjara.

“Jadi saat ini tersangka sudah kita amankan, dan sudah kita lakukan penahanan sambil nanti melakukan pemeriksaan secara intensif. Dan apabila nanti ada motif-motif lain akan kita laksanakan pemeriksaan lebih lanjut, dan kemudian apabila ada perkembangan yang signifikan,” tutup Kapolres Kobar. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.