Makam Keramat Karang Anyar Kotawaringin Barat Bakal Dipugar

oleh
Makam keramat di dusun Karang Anyar, Kelurahan Mendawai, Kotawaringin Barat.

Kotawaringin Barat, Borneo24.com – Makam keramat yang berada di dusun Karang Anyar, Kelurahan Mendawai, Kotawaringin Barat dalam tahun ini bakal dipugar.

Pemugaran ini dilakukan agar memberikan kenyamanan kepada masyarakat saat melakukan ziarah.

Ketua Komisi C DPRD Kotawaringin Barat, Irwab Budianur mengatakan pemerintah daerah telah menganggarkan untuk pembenahan situs sejarah itu.

“Tahun ini akan kita pugar, tadi sudah kita bicarakan dengan Dinas Perkim (Kobar),” kata Irwan Budianur, Jumat (4/6/2021).

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya, makam keramat yang ada di lokasi tersebut, konon merupakan makam Habib Hasyim Assegaf, seorang ulama di masa lampau.

Makam itu dianggap keramat, lantaran berkaitan dengan proses penemuannya yang terbilang unik. Peristiwa itu terjadi sekitar 65 tahun silam tepatnya tahun 1955.

Tokoh Masyarakat Mendawai, Amir Husin (72 th) menceritakan pada saat itu ada beberapa orang warga yang tengah melakukan pembukaan hutan untuk dijadikan ladang di lokasi tersebut.

Saat tengah asyik menebang pohon dan menebas rerumputan, salah satu diantaranya melihat sebuah makam berbentuk panjang dengan nisan batu diatasnya.

Anehnya, pada saat ditemukan kondisi makam dalam keadaan bersih dan terawat, tanpa ada rerumputan maupun ranting pohon di atas makam, padahal kuburan itu berada di tengah hutan rimba.

“Keramat itu berasal dari kata karomah, ada dua ciri makam disebut keramat, yang pertama meninggi ke atas, yang kedua memanjang,” ungkap Amir Husin saat ditemui Borneo24.com di kediamannya, Rabu, 14 Oktober 2020 lalu.

Amir menjelaskan, pada awalnya masyarakat tidak tahu, siapa sosok dibalik makam keramat tersebut, dikarenakan saat ditemukan di tidak terdapat adanya tulisan maupun aksara di nisan makam.

Barulah di era tahun 80 an, ada warga Kobar yang memiliki pengetahuan spiritual memberanikan diri mencari petunjuk asal muasal makam keramat itu.

“Nama Habib Hasyim Assegaf itu diketahui setelah Masdar (Warga Mendawai Seberang) belampah(bertapa) di lokasi makam,” jelas Amir Husin. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.