Pemindahan Aparatur Sipil Negara Diperkirakan ada 500 Ribu Penduduk Menempati IKN

oleh
Gambar ilustrasi

Jakarta, Borneo24.com– Pemerintah terus mematangkan rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim). Ibu kota negara baru ini akan berlokasi di Penajam Paser Utara.

Di tahap awal, pemerintah akan membangun infrastruktur utama seperti istana kepresidenan, gedung MPR/DPR dan perumahan. Selain itu, juga akan ada pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahap awal.

Diperkirakan akan ada 500 ribu penduduk akan menempati ibu kota negara baru di tahap awal ini. “Presiden Republik Indonesia akan merayakan HUT ke-79 RI di K-IKN pada 17 Agustus 2024,” tulis situs tersebut.

Pemindahan ASN akan dilakukan dalam horizon 5 tahun dimulai pada 2023 hingga 2027. Proporsi kurang lebih 20 persen di tiap tahun atau kurang lebih 25.500 orang per tahun.

Sedangkan Presiden RI dan Wapres RI akan pindah ke IKN baru pada 2024. Sebanyak 20 persen ASN di tahap pertama sudah siap beroperasi di IKN.

Pemindahan ASN di IKN dilakukan secara bertahap dengan menentukan kementerian atau lembaga yang akan dipindahkan terlebih dahulu ke IKN. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.