Sudah Enam Hari Ibu dan Bayinya Belum Juga Ditemukan

oleh

Kalimantan Selatan – 6 hari pasca tanah longsor yang terjadi pada Rabu (24/4/2019) lalu, terus digali. Hanya saja, ibu dan bayinya yang ikut tertimbun tak kunjung ditemukan karena terkendala alat.

Pasalnya, tim dari BPBD dan SAR dan masyarakat masih terus berupaya melakukan penggalian tanah. Namun, kedalaman tanah akibat longsor menyulitkan petugas dalam menggali dengan keterbatasan alat.

Laporan Kepala BPBD Kota baru H Rusian Ahmadi Jaya melalui Kasi Kedaruratannya Saparuddin, Senin (29/4/2019) pagi mengatakan masih belum ada perkembangan signifikan.

Informasi terakhir pencarian korban pada Minggu kemarin, dihentikan pada pukul 18.00 wita yang dimulai pada pukul 08.00 wita. Kondisi rumah 2 lantai dilaporkan bahwa dak bagian atas sudah ditemukan dan terlihat.

Saat ini tim terkendala saat melaksanakan pencarian. Sebab, Kondisi cuaca yang tidak mendukung lantaran hujan masih sering turun dan deras dan cukup menyulitkan dan longsoran masih terjadi dilokasi pencarian korban.

Sementara kedalaman longsoran diperkirakan mencapai 8 meter.

laporan kepala BPBD Kota baru, penghuni pulau mulai pukul 17.00 wita tiap harinya mulai mengungsi di pelabuhan yang belum selesai di Matasirih dan mereka tidak berani kembali ke rumah disaat malam hari.

Jumlah pengungsi di pelabuhan Perhubungan diperkirakan sekitar 500-600 jiwa.

Saat ini kami sedang menyiapkan mesin tambahan sebanyak 2 unit lengkap beserta selang isap. Persiapan Diatribusi logistik yang berasal dari donatur masyarakat kota baru. Menyiapkan segala sesuatu yang dianggap perlu BBM, Sepatu boot, 4WD dan keberangkatan ke lokasi harus sesegera mungkin, ” katanya.

Saparuddin juga menambahkan, informasi terakhir dari tim SAR Kota baru Minggu (28/4/2019) sekitar pukul 20.00 wita, korban ibu dan anak masih belum ditemukan.

bagian atas rumah korban ditemukan, banyak terlihat batang atau ranting-ranting pohon. Sehingga tim masih kesulitan,” katanya.

Sekadar diketahui, tim yang terlibat adalah BPBD Kotabaru, BNPP Basarns, DPKP Kotabaru, Polsek Pulau Sembilan, Koramil Pulau Sembilan dan masyarakat setempat.

Akibat longsor tersebut, 8 unit rumah rusak berat dan 3 unit rusak ringan serta ibu dan bayinya tertimbun longsor. (RP/01)