15 Tahun, Gading Bertahan Membuat Perahu

oleh

PULANG PISAU – Membuat perahu ces (Alkon) atau perahu kelotok menjadi pekerjaan Gading (45) Warga Desa Jabiren RT.05, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.

Hingga sekarang ini, perahu ces atau kelotok masih dibutuhkan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau khususnya di Kecamatan Jabiren Raya, sebagai alat transportasi air masyarakat daerah pesisir dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan.

Pekerjaan sehari-sehari dengan membuat perahu ces atau kelotok ini, ditekuni Gading selama 15 tahun, dan masih berlanjut sampai sekarang. Gading membenarkan pekerjaan itu dilakoni berpuluh tahun lamanya. Sebab, kata dia, tidak ada usaha lain yang dikerjakan sebagai penambah kebutuhan sehari-hari.

” Saya siap menerima pesanan dari kampung lain, untuk membuat perahu tersebut dan untuk bahan bakunya seperti lunas atau jalur papan, balok, saya beli dari orang lain,” beber Gading.

Diakuinya, setiap membuatkan perahu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sedangkan untuk harga perahu, dengan ukuran panjang 4 meter dihargai sebesar 4,5 juta rupiah, dengan proses pembuatan selama 5 hari. Sedangkan untuk ukuran panjang 7,5 Meter, dihargai 12 juta rupiah.

Cukup banyak yang berminat dan memesan pembuatan perahu miliknya. Karena ia memberikan pelayanan dan pembuatannya yang terbaik, agar para pembeli tidak kecewa. ” Untuk pemasarannya, kami hanya menungu pembeli saja dan pesanannya dari luar dan penjualannya sampai ke daerah Kapuas, Bahaur dan Gunung Mas,” ucap Gading.

Lanjut Gading, ia terkendala modal dalam pengembangan usaha miliknya, dan terkadang menurutnya tidak ada biaya untuk membuat perahu dan pekerjaan pun masih dilakukan secara sendiri, karena ia masih belum mampu untuk mengupah tenaga kerja.

Usaha pembuatan perahu ini, dilakoni Gading untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anaknya. Ia berharap usaha yang digelutinya mendapat dukungan dari pemerintah setempat melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bisa memberikan modal usaha.

” Itu harapan kita, agar usaha kami ini bisa berkembang dan tidak menutup kemungkinan usaha ini akan merekrut karyawan untuk bekerja membuat perahu, tentunya mutu dan kualitas tidak kalah dengan daerah lain yang sudah terkenal,” tutupnya. (RP/02)