2 Lulusan SPN Kalteng Ditarik Densus Anti Teror

oleh
Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto menyematkan piagam kepada perwakilan bintara baru SPN Kalimantan Tengah.

Palangka Raya, Borneo24.com Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto resmi menutup Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang I tahun anggaran 2022 di SPN Polda Kalteng, Bukit Rawi, Pulang Pisau, Jumat (8/7/2022).

Melalui penutupan tersebut, 184 siswa Diktuba resmi diangkat menjadi anggota Polri berpangkat Brigadir Dua (Bripda).

Penutupan ditandai dengan penanggalan tanda Pendidikan diiringi dengan penyematan pangkat dan pemberian ijazah kepada bintara muda. Seperti diketahui, 184 siswa Diktukba telah menjalani Pendidikan Polri selama lima bulan di SPN Polda Kalteng.

Pada acara pelantikan kali ini, Kapolda Kalteng juga didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Dewi Nanang Avianto, dan turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi, pejabat utama Polda Kalteng serta seluruh orang tua atau wali siswa.

Kepada para bintara baru tersebut, Kapolda berpesan agar terus meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pedoman dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas, pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara. Jaga nama baik Polri dan junjung tinggi Panji Tribrata.

Kemudian personel juga harus selalu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan untuk mengembangkan diri, agar tidak tertinggal oleh perkembangan situasi dan kondisi saat ini dan yang akan datang.

“Polisi adalah kita, Kita adalah Polisi, maka jadilah sosok panutan dan teladan serta selalu dan selalu lindungi serta layani masyarakat dengan sepenuh hati,” pesannya.

Senada, Kabid Humas Kombes Pol Kismanto Eko Saputro menuturkan, dilantiknya 184 bintara baru ini akan menambah kekuatan Polri khususnya di Polda Kalteng. Sehingga harapannya nanti pelayanan kepada masyarakat akan lebih meningkatkan dan terlayani dengan baik.

“Beberapa penempatan telah dilakukan untuk personel baru ini. Ada dua personel yang ditarik ke Densus 88 Anti Teror berdasarkan kualifikasinya. Sebagian disebar ke desa terpencil di daerah sebagai wujud local boy local job dan juga ke Satker lain di Polda Kalteng,” tuturnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.