Awal 2019, Kobar Mengalami Krisis Sembako

oleh

KOTAWARINGIN BARAT – Harga kebutuhan pokok di sebagian pasar tradisional mengalami kenaikan. Pasar yang mengalami kenaikan harga tersebut berada di Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat. Hal ini terjadi karena pasokan yang mulai berkurang.

Dari pantauan reporter Borneo24.com, beberapa pedagang sembako di Kumai mengatakan hampir sebagian besar kebutuhan pokok maupun jenis sayuran masih bertahan dengan harga tinggi karena pasokannya berkurang.

Harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya harga cabai dan bawang. Untuk harga cabai merah yang sebelumnya Rp38.000 per kilo kini naik menjadi Rp40.000 per kilo, sementara harga bawang merah yang sebelumnya Rp25.000 per kilo naik menjadi Rp28.000 per kilo, begitupula halnya dengan harga bawang putih.

“Sekarang pembeli semakin sedikit karena bahan baku semakin mahal. Pendapatan berkurang, pokoknya bulan-bulan ini sangat kritis”, ungkap Hj. Salawiah Ahmad, salah satu pedagang.

Sedangkan para pembeli di pasar tersebut merasa resah dengan kenaikan harga kebutuhan pokok yang terjadi saat ini. “Resahlah, masa pengeluaran lebih banyak dari pemasukan, harapan saya agar harga sembako bisa stabil lagi”.

Harapan dari pedagang agar harga kebutuhan pokok bisa turun dan pasokan kembali normal agar pedagang bisa mendapatkan keuntungan dalam penjualan. (RP/01)