Bakar Kabel Stop Kontak, Andri Kabur Bawa Motor, Tertangkap di Penginapan.

oleh

PULANG PISAU – Entah belajar darimana atau sudah cukup berpengalaman, Andri (33) warga Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Provinsi Jambi ini melakukan aksi pencurian sepeda motor dengan cara membakar kabel stop kontak dengan menggunakan korek api. Setelah kabel luar sepeda motor itu meleleh, kemudian kabel tersebut disatukan agar mesin bisa hidup, lalu Andri meluncur membawa sepeda motor itu.

Kasus pencurian sepeda motor itu terjadi, Sabtu (23/2/2019) sekitar pukul 11.30 WIB, dimana sepeda motor yang diparkir korban Mitra Saputra Perangin Angin (32) warga Jalan Maliku Permai, RT. 06 Desa Maliku Baru, Pulang Pisau ini di depan Koperasi PT. BAFM.

Sang korban itu bekerja di Pembibitan Sawit Blok O 19 PT. BAFM. Selanjutnya, korban pulang kerja sekitar pukul 17.00 WIB dan melihat sepeda motornya yang masih ada diparkir di depan koperasi. Kemudian malamnya, sekitar pukul 19.30 WIB korban berangkat ke acara peresmian kantor Workshop yang baru di PT. BAFM dan korban masih melihat sepeda motornya yang masih ada di tempat.

Pada pukul 21.30 Wib saat acara peresmian tersebut tengah selesai, korban pulang menuju Koperasi untuk mengambil sepeda motornya. Setelah tiba di lokasi, dia kaget melihat sepeda motor miliknya sudah tidak ada (hilang).

Setelah kejadian tersebut, korban memberitahukan kejadian ini kepada pihak PT. BAFM. Selanjutnya korban bersama Security berusaha mencari sepeda motor tersebut tetapi tidak ada hasil.

“Kerugian yang dialami korban kurang lebih sebesar Rp. 10.100.000,- (Sepuluh Juta Seratus Ribu Rupiah)” ujar Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada, SH.SIK melalui Kapolsek Sebangau Kuala Iptu Memet kepada Reporter Borneo24.com.

Atas kejadian tersebut pada hari Senin (25/2/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Sebangau Kuala. Kemudian setelah menerima laporan tersebut dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di penginapan di wilayah Maliku, Polsek Sebangau Kuala langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Maliku untuk mengecek terhadap pelaku tersebut.

Setelah dicek ternyata benar, pelaku dan Barang Bukti (BB) sepeda motor tersebut ada di penginapan. Kemudian pelaku dan BB diamankan ke Polsek Maliku.

Atas kejadian itu, pelaku terpaksa harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan dikenakan Undang-Undang Tindak Pidana Pencurian Sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUHPidana.

“Tindakan yang kita lakukan yakni membuat laporan Polisi, Mendatangi TKP, Mencatat saksi – saksi, Mengamankan pelaku dan barang bukti dan melaksanakan proses lanjut” tandasnya. (RP/01)

No More Posts Available.

No more pages to load.