Baru Seperempat Populasi Sapi Dapat Vaksin PMK

oleh
Salah satu petugas kesehatan memeriksa kesehatan dan memeberikan vaksin PMK.

Palangka Raya, Borneo24.com Sebanyak 500 ekor sapi telah disuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK). Sayangnya capaian tersebut masih 1/4 dari populasi sapi di Kota Palangka Raya.

Pendistribusian vaksin PMK secara bertahap mengakibatkan tidak seluruh daerah terbagi secara maksimal dan menerima stok vaksin yang terbatas.

Kepala Puskeswan drh. Eko Hari Yuwono, mengatakan capaian tersebut masih kurang dari target yang telah diarahkan pemerintah pusat. Di Kota Palangka Raya kata dia, masih 500 dosis yang sudah disuntikkan.

“Vaksinasi PMK sampai dengan hari ini totalnya 500 ekor sapi, di Kecamatan Sebangau, Bukit Batu, Jekan Raya dan Panarung,” kata Eko di Palangka Raya, Sabtu (2/7/2022).

Namun jelasnya, jika dihitung jumlah sapi (populasi) yang harus divaksin. Stok vaksin PMK di Kota Palangka Raya dirasa sangat kurang.

“Kalau dari data bidang produksi, populasi kita sekitar 2000 ekor. Artinya capaian vaksinasi baru 25 persen,” kata Eko.

Selain itu, Eko mengatakan, dalam mengantisipasi penyebaran virus PMK, pihaknya telah melakukan pengawasan di tempat pedagang hewan kurban.

“Tapi vaksin PMK merata tak hanya untuk sapi kurban, untuk jeda penyuntikan 4 bulan untuk tahap pertama dan dosis kedua, setelah itu 6 bulan dari dosis dua ke dosis tiga,” jelasnya.

Demi mencukupi kebutuhan vaksin, Pemerintah setempat masih menunggu distribusi dari Kementan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kalteng.

“Kalau vaksin sudah tersedia tentunya penyuntikan akan dilakukan kembali. Sekarang stok habis dan masih menunggu kiriman pusat,” tandasnya.

Perlu diketahui, pelaksanaan vaksinasi PMK bagi ternak sapi juga kendapat atensi bagi pihak kepolisian setempat setingkat Polisi Sektor (Polsek).

Seperti Polsek Sebangau contohnya, Kapolsek menuturkan, pihaknya dalam hal ini tetap mengawal dan memberikan imbauan kepada peternak atau pemilik sapi agar hewannya berkenan untuk di vaksin.

“Disini kami mendampingi Puskeswan untuk melakukan pengamanan vaksin PMK serta cek kontrol peternakan sapi di wilayah hukum Sebangau guna pencegahan PMK,” kata Iptu Dhini Fitriana Lestari.

Sejauh ini sudah ada 6 peternakan di Kecamatan Sebangau yang telah didatangi oleh tim vaksinator demi vaksinasi PMK sesuai target pemerintah.

No More Posts Available.

No more pages to load.