Cipta Karya, DPUPR PULPIS Lebih Banyak Laksanakan Program Pemeliharaan Fasos dan Fasum

oleh

PULANG PISAU – Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Pulang Pisau Usis I Sangkai melalui Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Iwan Hermawan mengatakan, saat ini untuk kegiatan Cipta Karya ditangani oleh dua bidang yakni Bidang Cipta Karya dan Perkim (Perumahan dan Pemukiman).

Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain pembangunan jalan Lingkungan, drainase, Sanitasi, Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos), serta pemeliharaan kantor-kantor yang sudah terbangun, Sabtu (2/3/2019).

“Dengan ditangani oleh dua bidang ini, maka kegiatan kita menjadi lebih spesifik lagi dan program yang kita laksanakan pun ditahun ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya” beber Iwan panggilan akrapnya ini kepada Reporter Borneo24.

Menurut Iwan, ada dua kriteria untuk pemeliharaan kantor-kantor yang sudah terbangun, yakni kantor yang sudah diserahkan oleh DPU-PR dan kantor yang berada dalam proses dibawah penanganan DPU-PR.

 “Contoh dari dua kriteria itu, kita membangun Kantor Bupati dan DPRD dimana sebagian sudah kita serahkan ke Kantor. Tetapi ada juga, gedung yang masih di bawah penanganan kita” beber Iwan.

Gedung yang masih di bawah penanganan pihaknya antara lain seperti, pembangunan Fasum GPU, Masjid Agung, dan Kristiani Center menjadi pemeliharaan DPU-PR. Ada pun kantor-kantor yang sudah ditempati Satuan Oraginasi Perangkat Daerah (SOPD) pihaknya berharap, dimana SOPD yang sudah menempati kantornya, dapat melanjutkan pemeliharaannya.

Selain pembangunan Jalan Lingkungan yang sebagian dilaksanakan oleh Perkim, maka ditahun 2019 ini pihak Cipta Karya melakukan pemeliharaan drainase di dalam kota.

“Pemeliharaan drainase ini terus kita lanjutkan, untuk mengantisipasi hujan turun atau terjadi air pasang yang dapat menyebabkan banjir, karena penumpukan sampah-sampah di drainase itu, khususnya di area Pasar Patanak,” Kata Iwan.

Menurut pengakuan Iwan, pemeliharaan drainase untuk wilayah dalam kota, sudah dilaksanakan dari tahun-tahun sebelumnya, dan terus dilanjutkan oleh pihaknya.

Pihak Cipta Karya juga berharap untuk pemeliharaan drainase tidak hanya dilakukan oleh pihak DPU-PR, namun juga turut dibantu oleh masyarakat. Utamanya dengan cara tidak membuang sampah sembarangan di dalam drainase. (RP/02)