Dicolek, Dipeluk, lalu dianiaya dan Deni dihukum

oleh

PALANGKA RAYA – Deni Oktavianur, warga Jalan Raden Saleh 2 Kota Palangka Raya dijatuhi hukuman 8 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya. Hal tersebut akibat ulah terdakwa menganiaya seorang perempuan sampai babak belur.

“Dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman 2 tahun 6 bulan penjara. Terdakwa menganiaya seorang perempuan dengan cara memukul dan menendang,” kata Jaksa Penuntut Umum Ananta Erwandhyaksa, Rabu (27/2/2019).

Ananta menceritakan, kasus tersebut terjadi pada 18 Oktober 2018 sekira pukul 22.00 WIB, dengan lokasi kejadian di Jalan Raden Saleh IV, Gg. 2, Menteng, Jekan Raya, Palangka Raya. Adapun korban dalam kasus ini bernama Nor Aini.

Kronologis kejadian berawal saat korban Nor Aini datang ke rumah terdakwa, dengan tujuan akan minta tolong saksi Epri, rekan Deni, mengantarnya pulang. Namun saat itu Epri sedang tidur, tiba-tiba terdakwa Deni, mencolek-colek dan memeluk korban, namun saat itu korban tidak terima dan memukul terdakwa.

Mendapati penolakan tersebut, terdakwa mendorong korban hingga terjatuh, dan saat korban akan bangun, langsung dihujani pukulan. Tidak sampai disitu, Deni juga menendang punggung korban sebanyak 2 kali sehingga korban kembali jatuh.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut korban Nor Aini menderita luka memar pada lengan atas kanan, beberapa luka memar siku tangan kanan, beberapa luka memar siku tangan kiri dan luka lecet pada tangan kanan.

Dipersidangan, Deni Mengaku menyesal dan malu atas perbuatannya. Dia pun menerima dan siap menjalani hukuman yang telah dijatuhkan majelis hakim. (RP/01)