Diduga Melanggar Perjanjian, Bumdes Bapeang Akan Dibawa Ke Meja Hijau Oleh Warga

oleh
KOTAWARINGIN TIMUR – Warga Desa Bapeang Kecamatan MB Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur kecewa karena Surat perjanjian yang diterbitkan oleh kedua belah pihak  dugaan kuat di langgar oleh pihak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bapeang.
 
Witono salah satu warga Bapeang ini mengatakan, Pihak Bumdes telah melanggar perjanjian hitam di atas putih dan hal tersebut harus di pertanggung jawabkan.
 
“isi surat tersebut intinya pihak desa tidak boleh lagi memanggil teknisi untuk memperbaiki menara Wifi milik desa,  karena Teknisi yang bernama Agus Pujianto tersebut kami nilai tidak berkompeten, namun setelah surat perjanjian itu dibuat pihak Bumdes malah melanggar perjanjian  itu, ” ucap witono, Jum’at (22/3/2019).
 
Ia juga menjelaskan, sebelum di terbitkannya Surat itu, Pihak Desa mendirikan satu menara Wifi milik desa dengan megunakan tenaga teknis yang bernama Agus Pujianto. Namun warga menilai dana yang di butuhkan untuk mendirikan menara tersebut terlalu tinggi.
 
“oleh karena itu kami menduga ada kecurangan yang dilakukan teknisi, lalu dibuat lah surat perjanjian tersebut dan itu sudah ditanda tangani oleh Kepala Bumdesnya yang bernama AL-Amin. Tidak hanya itu, surat tersebut juga ditanda tangani Agus Pujianto (Teknisi), namun kenapa sekarang dilanggar,” ujarnya
 
Saat menara wifi milik desa itu mengalami kerusakan, rekannya melihat teknisi yang bernama Agus itu kembali digunakan jasanya untuk memperbaiki menara tersebut.
 
Lanjutnya, apabila pihak Bumdes Tidak bertanggung jawab sesuai dengan surat perjanjian yang dibuat, pihaknya akan membawa kasus ini ke meja hijau. Namun setelah dikonfirmasi Ketua Bumdes membantah masalah tersebut. Dirinya tidak merasa melanggar perjanjian tersebut. 
 
“memang benar saya menandatangani surat tersebut, namun saya tidak pernah melanggar isi surat perjanjian itu, karena saya tidak pernah memanggil lagi teknisi tersebut, saya juga tidak tau kenapa sampai teknisi tersebut bisa kembali untuk memperbaiki menara padahal kami menggunakan jasa teknisi lain, ternyata saya baru tau kalau teknisi lain yang memperbaiki Menara Wifi itu malah memanggil Agus untuk membantunya, ” tuturnya Ketua Bumdes Al-Amin, Jum’at (22/3/2019).
 
Dirinya mengatakan, pihaknya siap untuk dilaporkan dan akan bersedia menunggu di pengadilan karena merasa tidak melanggar. (RP/02)