Jarimu Harimaumu, Hati-hati Gunakan Media Sosial

oleh

KAPUAS – Kejaksaan Negeri Kapuas sudah mulai masuk sekolah dengan membawa program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Tujuannya, memberikan penerangan hukum dan penyuluhan hukum kepada siswa baik tentang narkoba, pergaulan bebas dan media sosial.

“Program JMS ini, lebih memberikan pemahaman kepada siswa agar lebih mengenal hukum di Indonesia baik hukum Pidana dan hukum Perdata” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kapuas Mauladi Senin (25/2/2019).

Karena itu, lanjut dia, tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran hukum khususnya pelajar. Bahwa penerangan hukum dan penyuluhan hukum telah disampaikan materi budaya taat hokum. “Mereka harus diberikan suatu pemahaman akibat penyalahgunaan narkotika yang bisa berurusan dengan hukum UU no 35 Tahun 2009 tentang narkotika” ungkapnya. 

Dia juga menambahkan, pihaknya juga menyampaikan kepada siswa SMPN 2 Selat terkait penyalahgunaan media social juga bisa berurusan dengan hukum UU no. 19 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Kita sampaikan kepada mereka agar berhati-hati menggunakan medsos sebab sekarang punya istilah Jarimu Harimaumu , dan bukan lagi Mulutmu Harimaumu” terangnya.

Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah diikuti 210 pelajar yang begitu antusias saat penyampaian UU Narkotika dan UU ITE. Paling tidak penyampaian hukum ini kepada siswa untuk lebih mengenal hukum sejak dini sehingga tidak terbawa oleh pergaulan bebas dan mengkonsumsi narkotika dan lebih bijak menggunakan media sosial. Karena sudah mengerti apa itu hukum di indonesia. (RP/01)