Olahraga Dayung Kapuas Mati Suri, Tidak Memiliki Sarana Penunjang

oleh

Kapuas – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kabupaten Kapuas mengalami mati suri karena keterbatasan sarana olahraga, tentu peran Pemerintah Daerah sangat dibutuhkan terkait meningkatkan olahraga dayung di Kapuas.

“Sejauh ini sarana prasarana untuk olahraga dayung memang minim. Ibaratnya mati suri sehingga, kami dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengharapkan dukungan Pemkab Kapuas,” harap Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kapuas H. Saefiriansyah, Sabtu (27/4/2019).

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam hal ini terus berupaya keras meningkatkan olahraga dayung. Makanya hari ini dilaksanakan lomba dayung untuk mencari bibit atlet berprestasi.

“Jika perlu dalam anggaran perubahan 2019 sudah dianggarkan,” jelas H. Firin panggilan akrab H. Saefiriansyah.

Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kapuas Ahmad Isnaini menambahkan, PODSI akan menggelar perlombaan dayung kerja sama dengan Polair serta mengundang peserta dari luar daerah untuk membangkitkan kembali minat generasi muda dan ajang pencairan bibit atlet untuk dibina dan pada bulan Agustus 2019 mendatang akan diadakan lomaba memperingati HUT RI.

“Sekaligus perlombaan untuk exsibisi, dan kita sudah melihat kemampuan peserta yang nantinya dipersiapkan untuk mengukur kemampuannya pada bulan Agustus 2019 mendatang” tandasnya. (RP/01)