Antisipasi Corona, KSOP IV Kumai Perketat Aturan Bersandar Kapal Non Penumpang

oleh
Kepala KSOP Kelas IV Kumai, Hary Suryanto.

Kotawaringin Barat, Borneo24.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kumai memperketat aturan kapal bersandar bagi kapal non penumpang guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kotawaringin Barat.

Kepala KSOP Kelas IV Kumai, Hary Suryanto mengungkapkan, sebelum melakukan proses bongkar muat barang, pihaknya bersama dengan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kumai, dan petugas Polairud Kumai terlebih melakukan pengecekan kesehatan terhadap para anak buah kapal (ABK).

Lanjut Hary, aturan itu tidak hanya bagi kapal berbendera Indonesia, namun juga dilakukan pada kapal-kapal berbendera asing.

“Kalau kapal cargo, kapal datang tambat dulu di area tambat, dan teman-teman¬† KKP naik ke kapal untuk melakukan pemeriksaan. Kalau hasilnya clear kapal boleh sandar bongkar barang,” ujar Hary Suryanto kepada Borneo24.com, Jumat (4/6/2021).

Ia menjelaskan, salah satu cara untuk mengetahui kapal telah diperiksa atau belum, pihaknya juga memberikan tanda berupa bendera khusus.

“Iya ada bendera kuning. Kalau sudah turun berarti aman. Aturan kapal berlaku internasional,” terangnya.

Sementara itu, bagi kapal yang ABK-nya terindikasi terpapar COVID-19, maka kapal dilarang bersandar, dan tidak diperkenankan melakukan aktivitas bongkar muat barang.

Para ABK juga diminta untuk melakukan karantina di atas kapal.

“Kalau ada indikasi penyakit di dalam kapal di karantina dulu,” pungkas Hary Suryanto. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.