Penasehat Perguruan Silat Gubuk Remaja Cabang Kalteng Minta Maaf Atas Ulah Anggotanya

oleh
Penasehat Umum Perguruan Silat Gubuk Remaja Cabang Kalimantan Tengah

Kotawaringin Barat, Borneo24.Com Kasus pengeroyokan oleh beberapa anggota Perguruan Silat Gubuk Remaja, terhadap salah seorang anggota perguruan yang berniat ingin keluar berujung diranah hukum.

Sehingga membuat pengurus perguruan tersebut melakukan langkah-langkah untuk menyatakan permintaan maafnya.

Insiden pelaku pengeroyokan tersebut terjadi beberapa hari yang lalu terhadap satu pemuda di Jalan Ahmad Yani Rt 01 Rw 01 Desa Sumber Agung, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Sekedar untuk diketahui, Pengeroyokan tersebut dipicu akibat korban bernama Arut Ariyanto tidak membayar denda administrasi yang ditentui dan setujui oleh korban, karena korban ingin keluar dari perguruan Gubug Remaja.

Sementara itu Penasehat Umum Perguruan Silat Gubuk Remaja Cabang Kalimantan Tengah, Habib Asnawi ketika dijumpai di Kantor Advokat dan Legal Consultant yang ada di Pangkalan Bun, Sabtu (2/10/2021) menyatakan permintaan maafnya kepada korban dan semua pihak.

“Saya menyatakan permohonan maaf kepada adik saya, saudara Arut Ariyanto sekeluarga, karena telah terjadi pengeroyokan dari anggota kami.

Dan saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara kami dari Perguruan PSHT, bahwasanya saya selaku orang tua atau penasehat di Perguruan Silat Gubuk Remaja.

Mengucapkan permintaan maaf ini, atas kelalaian yang ditimbulkan oleh anggota perguruan yang berada di Desa Sumber Agung,” jelas Habib Asnawi.

Pada kesempatan itu, dirinya juga mengungkapkan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Desa Sumber Agung.

karena pada beberapa hari lalu telah terjadi ketegangan maka dari itu dengan pernyataan maaf ini, semoga suasana di Desa Sumber Agung menjadi kondusif dan akan menjadi aman serta tenteram seperti sediakala.

Seraya menambahkan, Habib Asnawi pun memberikan himbauan dengan tegas kepada seluruh anggota perguruan, agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Khususnya untuk semua adik-adik didik saya atau anggota-anggota saya dari Perguruan Silat Gubuk Remaja, mohon Kedepannya lebih bijak, lebih sikap dalam mengambil keputusan dengan Arif dan bijaksana. Jangan mengambil keputusan yang tanpa koridor perguruan,” tambahnya.

Ia pun menegaskan kembali kepada seluruh anggota Perguruan Silat Gubuk Remaja yang lainnya agar jangan melakukan perbuatan dan tindakan yang semena-mena, selesaikan setiap permasalahan dengan arif dan bijaksana.

Dan Ia juga kembali memberikan himbauan, kepada seluruh anggota Perguruan Silat Gubuk Remaja yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Agar menjaga situasi, dan jangan memancing-mancing isu-isu yang tidak bertanggungjawab, karena menurutnya pihaknya tidak ada persengketaan dengan perguruan tetangga.

Harapannya, agar nanti kedepannya di Desa Sumber Agung pada khususnya, seperti pada motonya pertama dahulu, yang mana akan dijadikan aman, tenteram, dan kampung pesilat yang saling bahu membahu.

Dan selama ini juga sudah ada pernikahan silang seperti contoh satu keluarga ada yang ikut di berbagai perguruan silat. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.