Anggota Dewan DPRD Lamandau Cek Kesiapan Relokasi Pasar Induk

oleh
Sejumlah anggota DPRD meninjau kondisi pasar baru, Rabu (14/04/2021).

Lamandau, Borneo24.com – Sejumlah anggota DPRD kabupaten Lamandau kemarin (14/4) meninjau kondisi pasar baru. Yakni Herianto, Siti Hajar, Wardi Ningsih, Pangihutan Samosir dan Bakar Sutomo. Tujuannya adalah untuk melihat kesiapan terkait rencana akan dilakukannya relokasi pedagang pasar bulan depan.

“Namun sebelum ke pasar induk, kami juga turun langsung ke pasar lama Nanga Bulik, untuk mendengar langsung aspirasi dari warga pasar,” Ungkap Siti Hajar salah satu anggota DPRD dapil 1 Lamandau.

Dibeberkannya, bahwa sejumlah keluhan, saran dan usulan dari para pedagang pasar telah disampaikan kepada anggota DPRD terkait rencana pemerintah merelokasi pasar.

“Keluhannya banyak, namun pada intinya warga sekitar dan pengguna pasar / komunitas pasar menginginkan agar meski pasar induk di buka, namun pasar lama Nanga Bulik tetap beroperasi seperti biasa, sehingga ada 2 pasar, “Bebernya.

Dibeberkannya bahwa para pedagang rata-rata mengeluhkan biaya sewa/ retribusi yang cukup mahal, tidak sesuai dengan penghasilan yang akan didapat nantinya.

“Rata-rata pedagang di pasar lama ini domisili mereka tidak jauh dari pasar. Bayangkan saja kalau sampai harus pindah kepasar induk, beban ekonomi mereka akan tambah berat, “Cetusnya.

Mereka juga menghawatirkan sepinya pengunjung karena jaraknya sangat jauh.

Sementara hasil evaluasi pihaknya, kesiapan pasar induk juga belum maksimal.

Terpisah, kabid perdagangan, Ratna megatakan bahwa rencana relokasi pasar akan berlanjut. dan saat ini proses pengundian lapak/kios hingga penandatanganan kontrak dengan para pedagang sudah hampir selesai.

“Akan direncanakan rapat dengar pendapat antara pemda dengan DPRD untuk membahas persiapan relokasi pasar tersebut,” jelasnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.