Kapuas Heboh Terkait CPNS

oleh

KAPUAS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Berinto menyoroti hasil tes CPNS 2018 yang dipersoalkan Suwotjo, warga Jalan Mahakam, Kota Kuala Kapuas.

Hasil tes CPNS tersebut dipersoalkan lantaran anak Suwotjo bernama Mardianty mendapatkan nilai tertinggi (rangking pertama), namun dinyatakan gugur atau tidak lulus.

Terkait dengan itu, Berinto sangat menyayangkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kapuas sebagai fasilitator dalam pelaksanaan CPNS.

“Kita sangat menyayangkan BKPSDM Kapuas, terkait kewenangan dalam memfasilitasi pelaksanaan CPNS sehingga (Mardianty) terlempar,” katanya kepada wartawan melalui via telepon selulernya, Rabu (20/2/2019). Menurut legislator Partai NasDem ini, sebagai domainnya BKPSDM Kapuas seharusnya mereka Update Data terus dengan dinas teknisnya.

“Mereka harus lakukan koordinasi, tidak saling lempar, tidak menyalahkan tanggung jawab. Ini kan (mereka) lempar tanggung jawab,” ucap Berinto lagi.

Masih kata Berinto, “secara teknis untuk update data kesehatan itu ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas, tapi karena pelaksanaan CPNS domainnya BKPSDM harusnya mereka yang melakukan koordinasi. Kalau sudah seperti ini kan bisa merugikan orang, ini jadinya simalakama”.

Karena itu, lanjut Berinto, membaca di media cetak dan online terkait komentar Kabid (Kepala Bidang) P3I BKPSDM Kapuas Nanang, seolah-olah “lempar batu sembunyi tangan”.

“Ini bukan menyelesaikan persoalan, ini sebenarnya tugas BKPSDM untuk melakukan koordinasi terkait update tentang status desa terpencil dan puskesmas terpencil jika kalau ada perbedaan data itu,” terangnya.

Karena hal tersebut, anggota dewan ini sangat menyayangkan ketidakcermatan mereka dalam hal koordinasi untuk updatenya status kriteria puskesmas terpencil.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gugurnya Mardiyanti karena berdasarkan formasi CPNS Puskesmas Pulau Kupang adalah kategori wilayah terpencil, sehingga menurut Permenpan-RB nomor 36 tahun 2018, jika putra/putri daerah setempat mendaftar formasi CPNS dan wilayah tersebut berkategori terpencil, maka akan diberikan nilai tambahan sebesar 10 point pada Seleksi Kompetensi Bidang (SKD).

Namun berdasarkan Permenkes 75 tahun 2014, Surat Keputusan Bupati Kapuas tahun 2017 dan tahun 2018, Puskesmas Pulau Kupang masuk kriteria daerah Pedesaan.(RP/01)