Netizen Keluhkan Aroma Sampah di Pulang Pisau, Pedagang Warung Makan Sepi Pengunjung.

oleh

Pulang Pisau – Aroma tak sedap dan bau yang menyengat membuat pengguna jalan menjadi kurang nyamam dengan berserakannya sampah yang berhamburan kejalan, bahkan pedangang Warung Makan pun mengeluh dan mengaku merugi karena aroma sampah tersebut.

Entah karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, atau karena para pemungut sampah (pemulung) yang mencari sampah, dan tidak merapikan kembali sampah-sampah itu.

Tidak adanya petugas pengangkut sampah untuk membersihkan sampah yang berhamburan hingga kejalan, membuat Netizen mulai geram di media sosial facebook, yakni postingan akun Rani Saiba yang mengatakan “Sudah Hari Ke 3, Kenapa dengan SAMPAH ini..???.#Aroma tak sedap. #Lalat tambah banyak. #Bawarungan Kada Payu,” ucapnya melalui statusnya.

Dengan munculnya status Rani Saiba ini mendapat komen beragam dari Netizen, seperti komentar Christa Ratih ” iihh ya am, urang handak singgah kada jd leh ta cium farpum tah am bu r.😁,” sindir Christa Ratih.

Rani Saiba mengeluhkan mulai menumpuknya sampah, dan tidak ada petugas kebersihan selama tiga hari itu menurutnya cukup berdampak pada sepinya pengunjung warung yang tidak jauh dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tempatnya di Jalan Oberlin Metar, eks Kantor Bupati Lama.

Dan dari cuitan status facebook Rani Saiba juga ditanggapi oleh Suyanto, yang mengatakan ” Sedikit ulun beri gambaran yg kada sampai sakilo..

Kabupaten Pulpis sdh memiliki 2 dokumen yg bisa dijadikan sebagai pedoman dalam pengelolaan Persampahan, yaitu Perda dan Pedoman Terpadu Manajemen Persampahan ( PTMP),” ujarnya Suyanto melalui komentarnya.

Untuk sekedar diketahui, bahwa cukup banyak TPS-TPS yang disediakan, dan hal ini juga diduga mulai maraknya para pemulung sampah di kota itu, sehingga ketika masyarakat membuang sampah, maka para pemulung mulai mengais sampah, namun setelah itu sampah dibiarkan berhamburan, sehingga aroma sampah pun menyengat, dan para pemuling ini, tidak dibersihkan kembali ketempatnya setelah mengais sampah di TPS. (RP/01)