Para Ibu-Ibu Keluhkan Lonjakan Gas Melon Melambung Tinggi

oleh

Kapuas – Kaum ibu-ibu mengeluhkan kelangkaan gas melon bersubsidi 3 kg melambung tinggi di Kuala Kapuas tembus harga Rp 35 ribu dari Harga Enceran Tertinggi (HET) Rp 18 ribu.

“Sudah langka malah harganya Rp 35 ribu bahkan lebih dari harga biasanya kami beli itu pun Rp 23 ribu” ungkap ibu Susan, Minggu(28/4/2019).

Dia mengatakan,sudah harga mahal,malah banyak yang kosong.Biasanya ada yang berjualan bahkan toko sembako ada.Tapi ini justru tidak ada sama sekali. “Bagai mana kita mau masak mencari saja tidak ada malah tempat langganan saya kosong hanya ada tabung kosong”terangnya.

Ia meminta kepada pihak terkait untuk mencari solusi untuk bagaimana mengatasi kelangkaan gas elpiji. Karena kesulitan mendapat gas elpiji 3 kg. Seharusnya ada pengawasan dari pemerontah daerah terkait peredaran tabung gas baik dari agen mau pengencer.

“Setidaknya ada upaya yang dilakukan Pemerintah untuk mencari solusi kelangkaan gas elpiji 3 kg”ketusnya. (RP/01)