Parah! Air PDAM Bartim Tercemar Limbah

oleh

BARITO TIMUR – Diduga akibat pencemaran limbah Disposal dari adanya aktivitas perusahaan pertambangan batu bara yang berada di bagian hulu, kondisi air di sungai Sirau kerap kali mendadak berubah warna. Sudah dua hari ini sungai tersebut berwarna kecoklatan bercampur dengan lumpur, Minggu (24/2/2019).

Padahal diketahui air tersebut satu-satunya  air yang diolah dan dipasok oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang Layang untuk kebutuhan air bersih bagi warga masyarakat.

“Kualitas air PDAM buruk karena warnanya kecoklatan  ala kopi mix sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak maupun keperluan lainnya” keluh Mardiana, salah seorang ibu rumah tangga. Selama ini, PDAM Tirta Tamiang Layang yang dikelola Pemkab Barito Timur memasok air bersih bagi ribuan pelanggan wilayah Tamiang Layang dan sekitarnya.

Menurut dia, buruknya kualitas air yang dipasok PDAM itu berlangsung sejak sejak lama dan yang terparah  dua hari terakhir ini. Biasanya, kata dia, air yang mengucur dari keran jernih sehingga bisa langsung digunakan untuk memasak air maupun keperluan lainnya. Tetapi saat ini, air keran berwarna kecoklatan bercampur tanah dan lumpur. Dia sempat kaget begitu membuka keran ternyata airnya keruh dan berwarna kecoklatan persis mirip dengan kopi mix. 

“Ya saya penasaran ingin mengetahui apa penyebabnya air dari PDAM keruh? Tadi pagi saya langsung pergi kesungai  Sirau yang tak jauh dari PDAM ternyata air sungai Sirau tercemar” sebut Mardiana, perempuan paruh baya yang juga pensiunan ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur. 

Keluhan yang sama juga disampaikan Dominggus , warga jalan Pramuka , Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur. Ia terpaksa mengendapkan air PDAM semalaman agar bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga khususnya untuk dimasak.

“Airnya keruh dan berwarna kecoklatan sehingga tidak bisa langsung digunakan, terpaksa harus diendapkan dahulu semalaman agar airnya jernih” ujarnya seraya meminta perhatian manajemen PDAM Tirta Tamiang Layang

Dirinya berharap, permasalahan air dari PDAM Tirta Tamiang Layang segera teratasi sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan, serta dapat menikmati air yang bersih yang layak konsumsi. Selain itu, “kepada DLH Kabupaten Barito Timur agar segera melakukan cek lapangan untuk mengambil sampel air dan memastikan dari mana sumber penyebab keruhnya air” pungkasnya. (RP/01)