Pemilu 2023, KPU Palangka Raya Sarankan Evaluasi Besar

oleh

Palangka Raya – Ketua KPU Kota Palangka Raya mengharapkan adanya evaluasi besar-besaran terhadap pelaksanaan pemilu 2019. Pasalnya, pada 2023 mendatang, terdapat tujuh pemilihan sekaligus.

Mengingat hanya lima pemilihan saja banyak petugas pemilihan yang menderita sakit hingga jatuhnya korban jiwa.

“Pada pemilu 2023 nantinya diharap ada peninjauan kembali. Terlebih nanti bakal ada 7 pemilihan. Bayangkan saja lima pemilihan saja banyak yang meninggal. Terlebih nanti tujuh. Untuk itu diperlukan peninjauan sehingga tenaga tidak akan melampaui batas,” katanya, Sabtu (4/5/2019).

Kaitannya dalam pemilu, ia pun mengusulkan kepada pemerintah Kota Palangka Raya agar bisa melakukan pemekaran terhadap Kecamatan Jekan Raya. Sehingga tidak terjadi penumpukan TPS di wilayah tersebut.

“PPK di kecamatan Jekan Raya harus kewalahan karena banyaknya TPS. Sehingga harus memakan waktu 12 hari untuk menyelesaikan rekapitulasi,” jelasnya.

Menumpuknya TPS di suatu wilayah juga berimbas pada lamanya proses rekapitulasi di tingkat PPK.

“Kita sangat mengapresiasi adhock KPU, PPS, PPK yang sudah babak belur dalam mengatasi masalah di lapangan selama pemilu kemrin,” urainya. (RP/01)