Razia pertama, 21 Surat Tilang dikeluarkan

oleh

PULANG PISAU – Razia Gabungan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pulang Pisau bersama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pulang Pisau pada Jumat (22/2/ 2019) Pukul 07.30 – 09.30 WIB. Razia ini dilaksanakan di jalan W.A.D.Duha Komplek Perkantoran Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut menurunkan 16 Anggota Satlantas dan 5 orang anggota Dispenda setempat.

Hasil dari giat gabungan tersebut, terdapat  21 lembar Surat Tilang, diantaranya 10 roda dua, dan 11 roda empat. Untuk rincian Barang Bukti (BB) SIM sebanyak 6 Lembar dan STNK 15 Lembar. Rata-rata pengendara meminta membayar langsung ke Bank.

“Iya, jumlah yang kita tilang ada 21 pengendara, dengan pelanggaran tidak miliki SIM 12 orang, tidak memiliki STNK yang tidak berlaku 4 orang dan tidak memiliki buku uji berkala sebanyak 5 orang,” ujar Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada, SH.SIK melalui Kasatlantas Polres Pulang Pisau, Iptu Suprianto, kepada reporter Borneo24.com

Sementara Kasubag Tata Usaha (TU) Dispenda (Samsat) Pulang Pisau Amy Tuwan mengatakan, kegiatan razia gabungan ini menurutnya minimal dalam 1 tahun tiga kali razia bersama. “Intinya, kami meminta kepada mereka untuk bisa melakukan razia, minimal dalam satu tahun itu tiga kali,” bebernya menjelaskan.

Dikatakan Amy, selama ini kegiatan yang merupakan program dari Samsat “Razia Bersama” sangat berjalan dengan baik, dan dengan dilaksanakannya razia bersama ini, rata-rata para pelanggar tidak membayar pajak, lupa membawa SIM ataupun lupa membawa STNK,” bebernya lagi.

Dengan adanya razia ini, sambung Amy, sangat efektif dan keinginan masyarakat untuk membayar jadi meningkat, dan terbukti dalam setiap tahun Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dispenda diatas 100 persen pada tahun 2018 lalu. “Selain melaksanakan razia, rata-rata pak Polisi kita juga selalu memberikan saran kepada para pelanggar lalu lintas untuk membayar pajak dengan tertib, ternyata terbukti efektif terhadap PAD kita” ujar Amy menjelaskan.

Dalam pelaksanaan Razia Gabungan itu, lanjut Amy, pihaknya juga membawa armada (mobil khusus yang stand by langsung di tempat) bagi para pelanggar yang ingin membayar langsung di lokasi. “Kami langsung stand by ditempat bagi para pelanggar yang ingin langsung bayar ditempat, dan tanpa harus pergi ke Samsat untuk membayar pajak,” tandasnya.(RP/01)