Usaha Lebah Madu Di Desa Garong Mulai Digandrungi

oleh

PULANG PISAU – Untuk memenuhi kebutuhan dan menambah penghasilan rumah tangganya, Vivin (30) seorang ibu rumah tangga dengan 2 orang anaknya menekuni usaha sebagai penjual Madu Lebah Asli, dari Desa Garong, tepatnya di Jalan Lintas Trans Kalimantan, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.

Vivin dalam kesehariannya, selain menjual madu asli, juga menjual ikan kering untuk menambah penghasilan keluarga dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. ” Iya pak, ini madu asli dan ada juga ikan kering,” ujar Vivin Kamis (28/03/2019).

Tempat Vivin berjualan, berada di area bahu jalan, dan hal ini dilakukan karena di Jalan Lintas Trans Kalimantan menjadi tempat lalu lalang masyarakat pengguna jalan, dan merupakan jalur yang ramai. Sehingga tidak sedikit pengguna jalan pasti berhenti sejenak untuk membeli dagangannya.

Dikatakan Vivin, usaha yang ia geluti ini sudah berjalan 5 tahun. dirinya berpikir, untuk mulai melirik usaha tambahan yang dinilai lebih menguntungkan dari pada menjual ikan, yakni dengan menjual madu yang didapat dari berbagai daerah, sampai yang terjauh dari daerah Batu Licin, Kalimantan Selatan (Kalsel), yang siap mengantarkan sampai ketempatnya.

Untuk pemasaran, Vivin menjual dengan harga bervariasi, mulai dari harga Rp 50 Ribu, Rp 100 Ribu dan 150 Ribu. “Sehari rata-rata terjual mencapai paling sedikit 5 botol, untuk bahan madunya” kata Vivin

Sementara, orang tua Vivin, Enan Ginda menambahkan, jenis madu yang mereka jual ada dua warna, dan tergantung bunga sari yang dihinggapi oleh lebahnya. seperti yang mereka jual itu ada warna kemerahan, coklat dan kekuningan. “Kami berharap, Pemerintah kita bisa merangkul masyarakat menjadi petani madu di daerah, khususnya di Desa Garong, agar masyarakat lebih sejahtera,” tuturnya. (RP/02)