Bawa Ratusan Potong Kayu Olahan Tanpa SKSHH Arafik Dibawa ke Polsek Kapuas Barat

oleh
Pelaku tidak pidana mengangkut hasil hutan kayu tanpa memilik SKSHH bernama Arafik.

Kapuas, Borneo24.com – Personil Polsek Kapuas Barat berhasil mengamankan terduga pelaku tidak pidana mengangkut hasil hutan kayu tanpa memilik surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH), bernama Arafik, Selasa (10/8/2021).

Awal diamankan pelaku ketika pihak personil Polsek Kapuas Barat melakukan patroli secara rutin dibeberapa lokasi yang ada diwilayah Hukum Polsek Kapuas Barat. Saat akan menuju ke daerah Daerah Aliran Sungangu Kemaritan Desa Penda Ketapi pihaknya melihat klotok membawa kayu olahan.

“Saat patroli kami menemukan klotok bermuatan kayu olahan, hingga diberhentikan untuk memeriksa dokumen, saat diperiksa ternyata pelaku tidak memiliki SKSHH untuk membawa kayu olahan ini, hingga kami bawa ke Polsek guna dimintai keterangan,” kata Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kapolsek Kapuas Barat Ipda Eko Basuki Trimartiono, Rabu (11/8/2021).

Lanjutnya selain membawa pelaku ke Polsek Kapuas Barat, pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti seperti satu unit klotok, dengan panjang kurang lebih 12 meter, lebar 1,5 meter dengan mesin penggerak jenis dompeng 26. Kayu olahan kelompok rimba campuran ukuran 3x5x400 cm sebanyak 100 ptg, 1x15x400 cm sebanyak 98 potong, 5x5x400 cm sebanyak 50 ptg, 5x7x400 cm sebanyak 31 potong dan 2x20x400 cm sebanyak 62 potong.

Ratusan Potong Kayu Olahan Tanpa SKSHH.

“Untuk total jumlah keseluruhan kayu olahan yang kami sita sebanyak 341 potong, untuk pelaku juga kami sangkakan dugaan tindak pidana mengangkut, menguasai atau memiliki hasil hutan kayu yg tidak dilengkapi secara bersama-sama Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH), Sebagaimana di maksud dalam Pasal 83 ayat (1) huruf b jo Pasal 12 huruf e UU RI No. 18 th 2013 ttg pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan,” jelasnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.