Belum Sempat Nikmati Hasil Curian, Komplotan Pencuri Motor Keduluan Ditangkap Polisi

oleh
oleh
sidang video conference di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun

Kotawaringin Barat, Borneo24 – Terdakwa komplotan hasil pencuri sepeda motor di kos-kosan, mengaku belum sempat menikmati hasilnya sudah keduluan ditangkap polisi, Kamis (13/8/2020).

Tiga terdakwa dalam kasus pencurian motor tersebut bernama Rudiansyah, Muhammad Syaipul Anwar dan Muhammad Effendi.

Mereka bertiga mengaku, telah mencuri sepeda motor jenis Honda Beat warna biru putih tanpa plat di halaman kos-kosan atau barakan di Jalan Kasan Rejo, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan pada 5 Mei 2020, sekitar pukul 00.30 WIB.

Hal ini disampaikannya saat menjalani pemeriksaan terdakwa, melalui sidang video conference di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Rabu (12/8).

“Motor kami jual Rp 3 juta, ke Supratman pada 8 Mei 2020. Namun baru dibayar Rp 900.000. Uangnya saja belum sempat kami nikmati eh sudah ketangkap polisi, duluan” kata terdakwa Rudiansyah.

Para terdakwa menyampaikan, bahwa Supratman sang pembeli juga telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Di dalam sidang yang dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Heru Karyono, diakui bahwa ketiga terdakwa ini memiliki peran yang berbeda dalam melancarkan aksinya.

Menurut pengakuan terdakwa, yang mempunyai ide mencuri adalah Muhammad Syaipul Anwar, Rudiansyah yang mengawasi semenntara yang mengambil motor adalah Muhammad Effendi. Saat itu pagar kos atau barakan sedang tidak terkunci.

“Hasil curian motor tersebut lamgsung dibawa kerumah Effendi,” kata terdakwa.

Akibat kejadian tersebut, saksi korban Ferdinandus Garin Christian, mengalami kerugian materiil sebesar Rp 12 juta. Sedangkan terdakwa diancam pidana sesuai Pasal 363 ayat (1) Ke-3 dan Ke- 4 KUHPidana atau Pasal 363 ayat (1).(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.