Ditinggal Beli Martabak, HP di Kantong Motor Pria Ini Raib

oleh
IS (49) dan A (50) berhasil ditangkap oleh Anggota Polresta Palangka Raya.

Palangka Raya, Borneo24.com – Nasib sial menghampiri Gatho A.S Darwan, Warga Jalan Tjlik Riwut Km 9,5 Rt. 004, Kelurahan Petuk Ketimpun, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Baru saja turun dari kendaraan, bermaksud untuk membeli martabak di pinggir jalan, telepon genggam yang disimpan di kantong motorya raib digondol kawanan pencuri.

Peristiwa itu terjadi pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2020 silam, sekitar pukul 18.30 WIB saat korban dalam perjalanan pulang menuju rumahnya.

Menurut keterangan korban, peristiwa itu berawal saat korban mengendarai sepeda motor dari Jalan Aries menuju kediamannya.

Sesampainya di dekat bundaran besar, handphone korban yang disimpan di kantong
celanyanya berdering karena ada yang menghubungi. Kemudian korban berhenti untuk
menerima Panggilan, setelah menerima panggilan korban meletakan Handphonenya di
dasbort/kantong depan sepeda motor dan melanjutkan perjalanan.

Setelah sampai di Km. 1,5 Jalan Tjlik Riwut, Korban berhenti untuk membeli martabak, sementara posisi handphone masıh didasbort depan sepeda motor.

Saat korban memesan martabak dan minum di TKP, korban baru sadar handphonenya masih di dasbort depan sepeda motor. Kemudian korban berniat untuk mengambil handphone miliknya tersebut.

Namun, sayang ternyata handphone dengan Merk Samsung, Type Note 10 Plus itu sudah lenyap. Tak terima menjadi korban pencurian, selanjutnya korban melapor kepada polisi.

Menindaklanjuti laporan itu, anggota Polresta Palangka Raya segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua tersangka.

Kedua tersangka kasus tindak pidana pencurian itu yaitu, IS (49 tahun) seorang pengangguran yang tinggal yang tinggal di Jalan Poncowati No. 18 Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya dan A (50 tahun) residivis asal Banjar Masin.

Atas perbuatan kedua tersangka diancam Pasal 363 KUH-Pidana:”Barang siapa mengambil barang, sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian punya orang lain dengan maksud ingin memiliki secara melawan hukum” dengan hukuman Pidana penjara maksimal 7 (tujuh) tahun.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.