Ibu di Bunuh Anak Kandung Saat Sedang Mengaji di Masjid

oleh
Ilustrasi.

Sumatra Selatan, Borneo24. comSeorang Ibu bernama Siti Fathona (56) meninggal dunia akibat dibunuh oleh anak kandungnya sendiri yang bernama Muksin (36). Sang ibu tewas di dalam masjid, saat tengah tadarus Al Quran usai menjalankan sholat tarawih.

Korban tewas ditusuk pelaku di bagian pinggang kanan hingga tembus ke bagian pinggang kirinya dengan menggunakan sebilah pedang. Usai membunuh Ibu kandungnya, pelaku juga melukai ayah kandungnya di saat sang ayah tengah berusaha menolong Siti Fatonah yang bersimbah darah di dalam masjid.

Ayahnya, Misbahul Munir (60) yang mengalami luka bacokan berhasil menyelamatkan diri dari amukan anak kandungnya tersebut. Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Siswandi mengatakan bahwa pelaku usai membunuh ibu kandungnya serta melukai ayahnya, lalu kemudian pulang dengan tetap memegangi pedangnya.

Warga bersama aparat kepolisian Polsek Babat Supat segera datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku, namun pelaku kembali mengamuk dan melukai anggota polisi. “Pelaku berhasil kita amankan setelah kita lakukan tindakan tegas terukur dengan menembak di bagian kakinya akibat mengancam warga serta melukai anggota polisi” pungkas Kapolres, Minggu (2/4/2023).

Saat dilakukan penyidikan, pelaku kemudian mengalami sakit dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Namun setelah dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan, pelaku pembunuh ibu kandungnya ini dinyatakan telah meninggal dunia.

Sebelum diamankan, pelaku terkena luka tembak karena membacok kaki polisi saat proses penangkapan. Setelah itu, ia menjalani perawatan di rumah sakit, baru diamankan oleh polisi.

Pelaku berhasil diamankan di sel tahanan Polsek Babat Supat. Diduga, pelaku menyesali perbuatannya sehingga membenturkan kepalanya ke dinding sel tahanan. Ia meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

“Usai membenturkan kepalanya, pelaku sempat dibawa petugas Polsek, ke rumah sakit. Namun nyawa pelaku tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polres.

Motif Pembunuhan

Polisi mengungkapkan kasus anak bunuh ibu kandung di Sumsel. Kasi Humas Polres Muba AKP Susianto mengatakan Muksin melakukan hal itu karena menganggap ibunya sesat.

Pengakuan itu disampaikan pelaku saat diamankan dan diberikan perawatan medis. Muksin sempat dirawat karena mengalami luka tembak usai membacok polisi yang menangkapnya. “Menurut keterangan kepada petugas, usai diamankan dan dilakukan perawatan, dia mengatakan barang siapa yang mengaji dengan sendirian itu tidak boleh atau sesat dan halal darahnya,” kata susianto.

No More Posts Available.

No more pages to load.