Pelarian Pelaku Penganiayaan di Bukit Batu Akhirnya Menyerahkan Diri

oleh
Korban penganiayaan berat Kecamatan mantagai , Sabtu (26/12/2020).

Kapuas, Borneo24.com – Pelarian pelaku penganiayaan barat di Desa Bukit Batu Rt 03 Kecamatan Mantagai akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah delapan hari pelarian.

Peristiwa penganiayaan berat yang terjadi di Desa Batu Rt 03 Kecamatan Mantagai pada Sabtu(26/12/2020), pukul 13.00 wib,mengakibatkak korban mengalami luka robek di kepala bahagian kiri.Sehingga korban tak terima dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Mantangai Iptu Catur Waryono mengakui, telah terjadi peristiwa penganiayaan berat yang dilakukan oleh tetsangka atas nama Edy(39),warga Desa Petak Puti RT.2 Kecamatan Tumpah Kabupaten Kapuas,terhap korban atas nama Adie(22),warga Jalan Damang Nahan Rt 003 Desa Mantangal Tengah Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas.Dimana sebelumnya korban mendatangi pelaku dengan membawa sebila parang dengan mengamcam membunuh pelaky bersama istrinya.

“Merasa nyawanya terancam pelaku dan istrinya melarikan diri dengan cara menyeberangi sungai,”ucap Kapolsek Mantagai Iptu Catur Winarno,Senin(4/1/2021).

Iptu Catur menguraikan,kemudian istri terlapor menyuruh untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa dan terlapor beserta Babinsa mencari keberadaan korban Adie dan pada saat dipertengahan jalan korban mengahadang terlapor dan Babinsa.Saat korban Adie akan diamankan korban melakukan perlawanan kemudian terlapor mengambil satu bilah kayu balokan panjang 74 centi meter dan lebar 24,5 centi meter.

“Terlapor Edy langsung melakukan pemukulan ke bagian kaki dan bahu korban masih melawan kemudian kembali melakukan pemukulan kebagian kepala korban langsung tersungkur,”bebernya.

Kemudian lanjut Mantan Kapolsek Pujon Kapuas Tengah itu,mengetahui korban tersungkur langsung terlapor membawa korban ke puskesmas Desa bukit batu, dan kemudiab dibawa ke Puskesmas Desa Timpah dan akhirnya dirujuk ke RS Doris.Pelaku langsung melarikan diri dan baru diamankan pada Minggu(3/1/2021),menyerahkan diri ke Pplres Kapuas.

“Untuk mempertagung jawabkan perbuatannya pelaku kami jerat dengan tindak pidana penganiaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHPidana,”tutupnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.