Penanganan Perkara Pembunuhan Juragan Pakan Ternak

oleh
Penanganan Perkara Pembunuhan Juragan Pakan Ternak.

Kotawaringin Timur, Borneo24.com – Penyidik Polsek Jaya Karya Kotim, melimpahkan Penanganan Penyidikan Perkara Penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain yang dilakukan Tersangka inisial AMA alias ANDRI, Kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kotim, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng.

Penanganan Perkara Tindak Pidana Pembunuhan yang dilakukan oleh Pelaku inisial AMA alias ANDRI (29 Tahun) terhadap Korban Bernama DARMANTO als TOTO (55 Tahun), Yang diketahui berawal dengan adanya penemuan Korban yang bersimbah darah dibelakang rumahnya dengan pisau masih tertancap dibagian rusuk kirinya, yang diduga Korban telah dibunuh, terjadi Jalan H. M. Arsad Km. 38 Rt. 007 Rw. 002, Desa Basirih Hulu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng,Minggu (11/07) 06.30 Wib.

Setelah serangkaian proses Penyidikan yang dilaksanakan oleh Penyidik Polsek Jaya Karya, selanjutnya telah dinyatakan lengkap (P-21) tertanggal 25 Agustus 2021, maka kewajiban Penyidik selanjutnya adalah melimpahkan Tersangka dan Barang Bukti kepada Jaksa Penuntut Umum.

Setelah Pelimpahan Tersangka dan Barang Bukti ini maka untuk Penyidikan Perkara Pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Tersangka inisial AMA alias ANDRI sudah memasuki tahap penuntutan yang menjadi kewenangan Jaksa Penuntut Umum, kedepannya Tersangka akan dituntut dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Sampit, dan sementara dalam proses penuntutan Tersangka berubah statusnya menjadi tahanan Kejaksaan.

Dalam Keterangannya Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Jaya Karya IPTU Triawan Kurniadi bahwa “setelah penyidikan dinyatakan lengkap (P-21) maka Kewajiban Penyidik adalah melimpahkan penanganan Perkaranya kepada Jaksa Penuntut Umum, untuk dapat segera disidangkan, supaya kedepannya dengan apa yang telah disangkakan segera memiliki kekuatan hukum yang tetap,” jelasnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.