Penyelundupan Ratusan Ekor Burung Tujuan Pontianak Ke Semarang Berhasil Digagalkan

oleh
Balai Pertanian Pontianak Sita Ratusan Ekor Burung Yang Gagal Diselundupkan

Kalbar, Borneo24.com – Balai Karantina Pertanian Pontianak gagalkan penyelundupan 251 ekor burung berkicau. Ratusan burung tersebut disembunyikan di kolong truk yang menumpang Kapal Dharma Rucitra IX dari Pelabuhan Dwikora Pontianak dengan tujuan Semarang, Jawa Tengah.

“Sebanyak 251 ekor burung berkicau diamankan saat kami melaksanakan pengawasan keberangkatan di Kapal Dharma Rucitra 9 yang akan berangkat pukul 03.00 WIB dari Pelabuhan Dwikora Pontianak tujuan Semarang, Jawa Tengah,” kata Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak, Joko Supriyatno di Pontianak, Minggu (9/1/2022).

Joko menjelaskan, dalam kapal tersebut ditemukan 29 keranjang berisi berbagai jenis burung berkicau. Dari 251 ekor burung, satu dalam keadaan mati.  Menurut Joko, pembawa ratusan burung tersebut tidak memiliki health certificate sehingga bisa disebut sebagai kegiatan ilegal.

Terungkapnya penyelundupan burung itu berkat laporan dari ABK Kapal Dharma Rucitra IX kepada Polsek Pelabuhan Dwikora. Ratusan ekor burung berkicau yang ditemukan terdiri atas 156 ekor burung kacer, 36 ekor murai batu, 55 ekor cucak hijau, dua ekor kapas tembak, dan dua ekor beo.

Menurut Joko, burung cucak hijau (Chloropsis SP) dan beo (Gracula Religiosa) termasuk burung yang dilindungi negara berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 106 Tahun 2018.  “Burung tersebut selanjutnya akan dilakukan diserahterimakan ke BKSDA Kalbar untuk dikembalikan ke habitat aslinya,” ujarnya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.