Petugas Amankan Ratusan Gas Elpiji

oleh
Ilustrasi.

Palangka Raya, Borneo24.comKerja keras aparat kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif terus dilakukan. Mulai penertiban hingga penegakan hukum, bahkan pada Jumat (11/11) petugas berhasil mengungkap dugaan penimbunan gas elpiji bersubsidi.

Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol Cahyo Widiarso mengatakan pihaknya berhasil mengamankan ratusan gas elpiji tiga kilogram bersubsidi di sebuah rumah Jalan Bandeng V, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya.

“Terdapat sebanyak 260 tabung gas elpiji tiga kilogram berisi penuh, yang tidak bersegel. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku membawa gas dari Kabupaten Pulang Pisau dan akan dijual kembali di Kota Palangka Raya,” katanya.

Ia menuturkan terungkapnya kasus tersebut, bermula Tim Patroli Presisi Reaksi Cepat (PPRC) mencurigai adanya sebuah kendaraan roda empat jenis pick up yang membawa gas dalam jumlah tidak sedikit, sehingga dilakukan pemeriksaan.

Berbekal informasi dari pemeriksaan, kemudian petugas bergerak menuju lokasi sehingga berhasil mengamankan seorang pria berinisial M yang diduga kuat telah melakukan aksi penimbunan gas bersubsidi.

“Saat sebelum masuk ke Kota Palangka Raya pelaku melepas segel pada gas agar tidak dicurigai oleh petugas, kemudian disimpan di tiga tempat di Kota Cantik, untuk kemudian dijual kembali ke sejumlah kios,” bebernya.

Dalam menjalankan aksinya, tambah Cahyo, selama menjalankan aksinya terduga yang tidak mengantongi izin resmi ini, kemudian menjual gas ke masyarakat dengan harga bervariasi yakni mulai dari Rp30.000 hingga Rp35.000.

“Pelaku menjalankan aksinya tanpa memiliki izin resmi. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.