Polisi Bongkar Pabrik Garam Palsu Tak Layak Konsumsi di Wonogiri

oleh

Wonogiri, Borneo24.com – Polres Wonogiri membongkar pemalsuan garam tak layak konsumsi merek tertentu, yang kadar yodiumnya dikurangi.

Pelaku berinisial MAS, warga Wonogiri. Ia diringkus polisi di Dusun Koripan, Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri.

Dengan barang bukti 3 ton garam beserta alat yang digunakan untuk memalsukan garam, seperti timbangan, gayung, karung dan alat cetak garam, diamankan.

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, mengungkapkan merek yang digunakan untuk pemalsuan garam warga yaitu Cap Cerdik dan NG. Merk asli keduanya berasal dari Jawa Timur. Pemilik asli kedua produk tersebut telah melakukan komplain.

Berdasarkan pemeriksaan di laboratorium, menurut Tobing, kadar yodium garam tersebut di bawah 30 ppm.

“Jadi selain merek dan kemasan dipalsukan, pelaku juga menurunkan kadar yodium untuk dijual,” ujarnya, Jumat (1/1/2021).

Tobing mengatakan, garam palsu itu dipasarkan atau diedarkan di wilayah Wonogiri. Tapi, bahan garam yang diolah pelaku berasal dari Kabupaten Pati. Keuntungan yang diraup oleh pelaku sebesar Rp20 juta. Karena baru beroperasi sekitar empat bulan.

“Ketika ada laporan dari masyarakat, langsung kami tindak. Jadi untung yang didapat belum terlalu besar,” kata dia.

Tobing pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati saat membeli garam. Jangan sampai mengonsumsi garam palsu tak layak konsumsi.

“Setiap bulan kami selalu melakukan giat operasi yodium dengan dinas kesehatan dan dinas perdagangan,” tandas Tobing, dikutip dari Solopos. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.