Uang Hasil Kejahatan Digunakan untuk Berjudi dan Mabuk-mabukan

oleh
Muhamad Harli Alias Cocon (30).

Palangka Raya, Borneo24.com – Muhamad Harli Alias Cocon (30) seorang residivis dengan kasus yang berbeda mulai dari penganiayaan, ilegal logging dan penipuan ini kembali berulah dan baru saja dua bulan bebas dari penjara.

Kali ini Cocon kembali diamankan petugas kepolisian dari unit Resmob Polsek Pahandut dan tim Macan Kalteng dengan kasus penipuan jual beli tabung gas di beberapa toko yang berada di Kota Palangka Raya.

Setiap melancarkan aksinya pelaku mampu membawa kabur 10 tabung gas dalam sehari dari beberapa target. Modusnya adalah menawarkan tabung gas elpiji yang ksosong dengan yang baru. Namun itu semua hanya modus pelaku.

“Saya pura-pura menawarkan tabung gas elpiji yang ksosong dengan yang baru tetapi tabung tersebut saya bawa terlebih dahulu dan selanjutnya dijual,” Kata Cocon, Sabtu (11/9/2021) Siang.

Dari hasil penjualan lanjut Cocon, Uangnya digunakan untuk berjudi dan membeli minuman keras. Dari setiap target toko satu sampai tiga tabung gas yang dibawa kabur dan kembali mencari target incaran setelah itu tabung gas dikumpulkan untuk selanjutnya dijual.

“Dalam sehari bisa dapat uang sampai Rp 700 ribu untuk digunakan beli minuman keras dan berjudi,” Jelasnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Pahandut Ipda Erick Wowor mengatakan bahwa ada tujuh tempat kejadian yang sudah diakui pelaku yakni di Jalan G.Obos,Tingang,Pangeran Samudera, Telawang Raya dan Petuk Ketimpun.

“Dalam setiap toko yang menjadi korban mengalami kerugian 1 hingga 4 tabung gas. Pelaku melakukan aksinya selama satu bulanan disejumlah toko yang menjual tabung gas elpiji,” jelas Erick.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Pahandut dan pelaku diamankan di Jalan Tjilik Riwut Km 16 saat sedang dalam perjalanan dari Tangkiling ke Kota Palangka Raya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.