Kemendag Siap Gelar Trade Expo Indonesia Secara Hibrida

oleh
Trade Expo Indonesia 2018 di ICE BSD.

Jakarta, Borneo24.comEkonomi global menjadi peluang besar ekspor Indonesia. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan Kementerian Perdagangan bersiap menggelar pameran dagang internasional terbesar di Indonesia ‘Trade Expo Indonesia’ ke-37 pada 19—23 Oktober 2022 secara hibrida di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. TEI kali ini mengusung tema “Strengthening the Global Trade for Stronger Recovery.

Ajang ini akan digelar secara hibrida (luring dan daring) setelah sebelumnya selama dua tahun berturut-turut digelar secara daring. TEI yang digelar secara daring akan berlangsung lebih lama, yaitu pada 19 Oktober—19 Desember 2022.

“Trade Expo Indonesia yang diselenggarakan tahun ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para pelaku usaha Indonesia untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya ke pasar global. Terlebih, saat ini sudah banyak pelonggaran terkait pandemi Covid-19 dan kegiatan ekonomi di seluruh dunia mulai menggeliat.

Kami berharap para pelaku usaha Indonesia dapat turut serta memulihkan kembali perdagangan global dan semakin banyak produk Indonesia yang kembali diekspor,” ungkap Mendag Zulhas.

TEI 2022 secara luring akan menempati tujuh ruang pameran ICE BSD. TEI 2022 diharapkan dapat mengulang kesuksesan tahun lalu, terutama karena diadakan secara hibrida. Pada 2021, TEI yang digelar secara daring berhasil mendatangkan 834 peserta pameran, lebih dari 32 ribu pengunjung, dan mencatatkan transaksi USD 6 miliar.

Produk-produk yang akan dipamerkan pada TEI 2022 akan terbagi ke dalam 7 kelompok utama, yakni manufaktur, fesyen dan aksesori, perawatan kesehatan dan kecantikan, makanan dan minuman, peralatan medis, perabotan dan dekorasi Rumah, serta layanan digital.

Perlu diketahui, TEI merupakan agenda promosi di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia guna mempromosikan produk barang dan jasa berorientasi ekspor, promosi destinasi wisata, serta peluang investasi dalam dan luar negeri. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.