Riau Minta Kabupaten dan Kota Punya Laboratorium Sendiri Guna Percepat Tracing

oleh
Juru Bicara Satgas Covid-19 di Riau, Dr Indra Yovi.

Riau, Borneo24.com – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Riau, mendorong kabupaten dan kota di Bumi Lancang Kuning agar tak bergantung lagi dengan laboratorium biomolekuler provinsi. Setiap daerah didorong membuat laboratorium sendiri untuk percepatan tracing dan testing warga kontak erat.

Saat ini, hanya beberapa saja kabupaten di Riau yang punya laboratorium pemeriksa sampel Covid-19. Ini membuat tracing menunggu hasil lama karena harus dikirim dulu ke laboratorium provinsi di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad Pekanbaru.

Juru bicara Satgas Covid-19 di Riau, dr Indra Yovi mengatakan, Riau saat ini tengah menggencarkan tracing. Dalam beberapa hari terakhir, petugas labor memeriksa 3000 lebih sampel.

Tak ayal, ribuan sampel ini membuat angka kasus harian Covid-19 di Riau naik dalam beberapa hari terakhir. Riau selalu konsisten di angka 500 ke atas bahkan sudah di atas 900 kasus per hari.

“Tiga ribu ini sebetulnya belum mencapai target dari pemerintah pusat,” kata Yovi dikutip dari liputan, Minggu (18/7/2021).

Yovi menjelaskan, kabupaten dan kota yang saat ini punya laboratorium baru Pekanbaru, Tembilahan (Indragiri Hilir), Siak, Kota Dumai dan beberapa rumah sakit swasta di Pekanbaru.

“Kabupaten yang belum punya sebaiknya siapkan, tidak ada yang baik kalau bergantung, sebaiknya mandiri,” tegas Yovi. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.