Sebagai Penanda Kedaulatan RI, Mercusuar di Pulau Karang Singa Dibangun

oleh
Tinjauan pembangunan mercusuar

Jakarta, Borneo24.com – Wakil Menteri Pertahanan M Herindra meninjau pembangunan mercusuar dan helipad di Karang Singa, perairan utara Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Batam. Mercusuar tersebut dibangun di titik perbatasan Indonesia dengan Malaysia dan Singapura.

“Pembangunan mercusuar dan helipad ini dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan dan akan dilanjutkan oleh Kementerian Perhubungan,” tulis Herindra dalam siaran pers diterima, Jumat (14/1/2022).

Menurut Herindra, mercusuar dengan struktur permanen menjadi titik penanda kedaulatan Indonesia. Dia berharap mercusuar tersebut dapat menghindari terjadinya sengketa seperti kejadian terdahulu.

“Kita tidak ingin kejadian sengketa antara Indonesia dan Malaysia terkait perebutan Pulau Sipadan dan Ligitan yang akhirnya dimenangkan Malaysia di Mahkamah Internasional pada 2002 terulang,” ujar Herindra.

Herindra menjabarkan, Pulau Karang Singa terletak di Selat Malaka, salah satu yang jalur lalu lintas laut terpadat di dunia. Mercusuar hadir sebagai penjaga dan penanda bahwa lokasinya merupakan wilayah NKRI.

Mercusuar berdiri di dua perbatasan internasional, Singapura yang telah menguasai teritorial Batu Putih (Pedra Branca) dan Malaysia sudah menguasai Karang Tengah (Middle Rock).

“Tak boleh ada lagi sejengkal tanah yang boleh diambil oleh negara lain, kita harus tunjukkan kedaulatan kita” Herindra memungkasi. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.