Dua Medali Youth Science Olympiad Nasional Berhasil Diraih Siswa MTsN 1 Pati

oleh
Bibit Rizqiana, Salah Satu Siswi Berpretasi Dari MTsN 1 Pati Yang Memenangkan Youth Science Olympiad Nasional.

Jawa Tengah, Borneo24.com Mewakili Jawa Tengah, Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati kembali ukir prestasi, Bibit Rizqiana dan Alif Ilham Thobibul Lathif mempersembahkan medali perak dan perunggu Indonesian Youth Science Olympiad tingkat nasional.

Ajang ini diselenggarakan oleh Olimpiade Sains Indonesia. Pemenang lomba diumumkan pada 30 September 2022.

Olimpiade Sains Indonesia adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dengan tujuan membantu dan membimbing para pelajar Indonesia sehingga dapat mencetak generasi penerus bangsa yang andal di bidangnya.

Olimpiade Sains Indonesia telah menyelenggarakan lebih dari 60 event yang diikuti oleh seluruh pelajar Indonesia.

Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak bersyukur atas capaian prestasi anak didiknya. Menurut Syafak, anak didiknya terus mengukir prestasi di banyak event lomba yang diikutinya.

‘’Saya sangat bersyukur atas seluruh prestasi anak didik kami yang tidak pernah lelah berjuang untuk madrasah. Siswa MTsN 1 Pati sudah benar-benar menjadi siswa yang mandiri berprestasi. Mereka mandiri mengikuti lomba-lomba yang ada setiap saatnya dan Alhamdulillah mereka selalu mempersembahkan yang terbaik untuk madrasah,’’ ujarnya di Pati.

Hingga saat ini, lanjut Syafak, MTsN 1 Pati telah meraih 13.140 medali, terdiri atas 372 medali tingkat internasional, 12.272 medali tingkat nasional, 481 medali tingkat provinsi, dan 15 medali tingkat kabupaten.

‘’Semoga ini menjadi penyemangat bagi siswa untuk selalu berprestasi dan penyemangat bagi guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka,’’ harapnya.

Bibit Rizqiana menuturkan bahwa dirinya mengikuti Indonesian Youth Science Olympiad bidang IPS pada 25-29 September 2022.

“Kemarin pada 25-29 September 2022, saya mengikuti lomba dalam ajang Indonesian Youth Science Olympiad bidang IPS yang diselenggarakan oleh Olimpiade Sains Indonesia. Alhamdulillah, setelah lolos di tingkat provinsi lanjut ke nasional,” tuturnya. 

Bibit menjelaskan jika untuk mengikuti lomba ini, peserta harus bersaing secara ketat di tingkat provinsi terlebih dahulu.

“Lomba ini berjenjang dan persaingannya lumayan ketat. Untuk lolos ke tingkat nasional, peserta harus bersaing di tingkat provinsi terlebih dahulu,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Bibit mengungkapkan untuk mendapatkan juara 2 di tingkat nasional, ia telah bersaing dengan 358 siswa SMP/MTs sederajat se-Indonesia.

“Di tingkat nasional, saya harus bersaing dengan 358 siswa SMP/MTs sederajat se-Indonesia. Dan Alhamdulillah, mendapat juara 2 tingkat nasional,” ungkapnya.

Berdasarkan rekapitulasi data perolehan medali sampai dengan September 2022, Bibit berhasil mengumpulkan 150 medali dalam berbagai event lomba. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.