Lewat PPG Pra Jabatan, Kampus Mengajar Ajak Alumni Jadi Guru Profesional

oleh
Kampus Mengajar menggelar seminar daring.

Jakarta, Borneo24.com – Kampus Mengajar menggelar seminar daring dengan tema “Peluang Alumni Kampus Mengajar menjadi Guru Profesional melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan”, bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG), Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) .

Kegiatan kolaborasi antara Kelompok Kerja (Pokja) PPG Prajabatan dan tim program Kampus Mengajar ini bertujuan untuk menyebarkan informasi seputar pendaftaran dan rekrutmen PPG Prajabatan Gelombang II serta berbagi cerita inspiratif seputar manfaat mengikuti PPG Prajabatan.

Dalam sambutannya, Kepala Program Kampus Mengajar, Asri Aldila Putri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi bersama tim PPG Ditjen GTK untuk menyelenggarakan kegiatan seminar daring yang mengundang seluruh alumni program Kampus Mengajar, mulai dari angkatan perintis hingga angkatan ketiga dan mengajak mereka untuk mengikuti program PPG Prajabatan.

“Saya mengajak seluruh alumni program Kampus Mengajar untuk kembali mengabdi ke dunia pendidikan dengan mengabdi di sekolah sebagai tenaga pendidik profesional, bertemu kembali dengan para murid, dan berperan sebagai jembatan yang menghubungkan murid dengan masa kini untuk menuju masa depan yang lebih baik lagi,” tutur Asri menyampaikan harapannya atas penyelenggaraan kegiatan ini.

Asri memiliki keyakinan yang kuat bahwa lulusan yang merupakan alumni program Kampus mengajar sudah memiliki pengalaman yang lebih dari cukup untuk meneruskan karirnya sebagai tenaga pendidik profesional. Pengalaman yang banyak tersebut menurutnya didapatkan melalui penugasan langsung di lapangan.

“Kami memiliki keyakinan yang kuat, bahwa teman-teman alumni sudah banyak memiliki pengalaman yang luas, khususnya pada aspek pengajaran, pembuatan strategi belajar yang menyenangkan, hingga penerapan teknologi pada proses belajar siswa,” paparnya.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan mengenai pelaksanaan rekrutmen PPG Prajabatan oleh Kelompok Kerja (Pokja) PPG Prajabatan, Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Ditjen GTK yang diwakili oleh Yulia Gita Fany, selaku Subkoordinator Monitoring dan Evaluasi PPG Prajabatan.

PPG Prajabatan sendiri merupakan pendidikan yang diselenggarakan setelah pendidikan sarjana atau sarjana terapan untuk mendapatkan sertifikat pendidik, khususnya kepada calon guru yang lulus dari S1 atau D4. Nantinya, peserta yang lulus akan menjadi mahasiswa PPG di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) selama dua semester yang biayanya ditanggung oleh pemerintah.

Pembukaan rekrutmen PPG Prajabatan Gelombang II tahun 2022 memberikan kesempatan bagi 40.000 mahasiswa dengan 18 bidang studi, yaitu guru kelas Sekolah Dasar, Bahasa Indonesia, Matematika, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Sejarah, Ekonomi, Biologi, Kimia, Fisika, Geografi, Sosiologi,  Bimbingan Konseling, dan Seni Budaya. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.