Mahasiswa jangan “main” politik, tuntut ilmu positif saja

oleh

KOTAWARINGIN BARAT – HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) kota Pangkalan Bun dengan kerjasama HMI Cabang Palangkaraya mengadakan acara intermediate training tingkat nasional yang diselenggarakan di Aula Bupati Kotawaringin Barat. Dengan mengangkat tema “Peran HMI dalam ekonomi dan politik: upaya mendorong kedaulatan ekonomi dan demokrasi Indonesia yang bermartabat”

Acara ini dihadiri oleh DPRD kobar, DPD, KNPI, PPHMI, BEM dan Himpunan di Universitas Antakusuma, OSIS SMA / SMK Sederajat, dan seluruh peserta Intermediate training (LK II) tingkat nasional dari daerah Malang, Makasar, Amuntai , Yogyakarta, Palangka Raya, Sampit dengan jumlah peserta 48 orang.

Ketua panitia HMI Pangkalan Bun menuturkan LK – II bertujuan “Untuk meningkatkan kualitas kader HMI sendiri yang ada di pangkalan bun, karena yang diimpikan dari teman- teman dulu sampai sekarang itu adalah kegiatan nasional seperti ini, dan merupakan kegiatan pertama kali yang kami adakan untuk meningkatkan status komisariat menjadi cabang”, ungkap Al Taufik agar mahasiswa jangan bermain politik cukup belajar positif saja demi kemajuan bangsa.

Tanggapan peserta “cukup baik alhamdulillah saya bisa mengikuti jenjang training yang kedua yaitu intermediate training tingkat nasional. Alhamdulillah juga, saya selaku tuan rumah kader HMI komisariat Pangkalan Bun menyambut baik atas dilaksanakannya intermediate training ke II. Acaranya berjalan dengan lancar, mulai dari pembukaan sampai penutupan. Namun masih kurang komunikasi bahwasannya Ibu bupati tidak bisa datang” Ungkap Dolam. (RP/01)