Mengenal Karakteristik Golongan Darah A, B, AB, dan O

oleh
Mengenal Karakteristik Golongan Darah

Jakarta, Borneo24.com Apa golongan darah Anda? A, B, O, atau AB? Pada dasarnya setiap orang memiliki tipe darah yang berbeda-berbeda. Perbedaan tipe golongan ini didasari oleh ada tidaknya antigen pada sel darah merah dan plasma darah. Mengingat darah memiliki peran penting untuk tubuh, maka Anda perlu mengetahui karakteristik setiap tipe darah tersebut. Simak ulasan lengkap tentang tipe darah di bawah ini.

Apa Saja Karakteristik Golongan Darah?

Darah yang ada di dalam tubuh umumnya mengandung komponen dasar yang sama, yaitu sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma. Sel darah merah yang diproduksi di sumsum tulang belakang berperan dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh. Setiap 600 sel darah merah dalam tubuh, hanya ada 40 trombosit dan satu sel darah putih yang bertugas untuk melindungi tubuh Anda dari kuman penyakit.

Pada permukaan sel darah merah terdapat protein yang berikatan dengan karbohidrat. Ikatan inilah yang digunakan untuk menentukan tipe darah yang Anda miliki, disebut dengan antigen.

Antigen dikelompokkan ke dalam delapan tipe darah dasar, yaitu A, B, AB, dan O yang masing-masing bisa memiliki variasi positif atau negatif (rhesus).

Golongan darah atau tipe darah Anda diturunkan dari orangtua Anda. Pengelompokan darah yang paling umum disebut dengan sistem golongan darah ABO.

Berikut ini adalah karakterisitik golongan darah:

  • A: hanya memiliki antigen A pada sel darah merah (dan antibodi B dalam plasma)
  • B: hanya memiliki antigen B pada sel darah merah (dan antibodi A dalam plasma)
  • AB: memiliki antigen A dan B pada sel darah merah (tetapi tidak memiliki antibodi A maupun B di dalam plasma)
  • O: tidak memiliki antigen A dan B pada sel darah merah (tetapi punya antibodi A dan B ada di dalam plasma)

Seberapa Penting Mengetahui Jenis Tipe Darah?

Mengetahui golongan darah sangat penting, terutama jika Anda hendak melakukan transfusi atau donor darah. Pasalnya, pasien yang menerima darah dengan golongan yang tidak cocok sering kali mengalami reaksi berbahaya.

Jika tipe darah A memberikan darah pada pasien bergolongan darah B, tubuh akan memicu respons kekebalan untuk menghancurkan zat asing yang dianggap tidak cocok dengan tubuhnya.

Umumnya orang yang bergolongan darah O negatif dapat mendonorkan darahnya ke semua tipe darah, karena tipe darah ini tidak memiliki antibodi yang dapat memicu reaksi. Itulah sebabnya, golongan O sering disebut sebagai donor universal. Namun, orang dengan golongan darah O hanya bisa menerima transfusi dari orang bergolongan darah O pula.

Sementara, golongan AB sering disebut sebagai penerima (resipien) universal karena orang dengan tipe darah ini bisa mendapatkan transfusi darah dari golongan A, B, AB, ataupun O. Namun, tipe darah ini hanya bisa mendonorkan darahnya pada orang yang dengan tipe darah yang sama.

Meskipun tipe darah O disebut sebagai donor universal dan tipe darah AB sebagai penerima universal, donor darah dan transfusi darah tetap dianjurkan ke tipe darah yang sama. Orang bergolongan darah O dapat menjadi donor untuk tipe darah apa pun hanya saat kondisi gawat darurat, begitu juga dengan tipe darah AB yang dapat menerima donor dari tipe darah apa pun hanya dalam keadaan gawat darurat.

Selain antigen A dan B, ada juga antigen ketiga yang disebut dengan faktor Rh (rhesus) yang dapat berupa present (+) atau absent (-). Anda mungkin lebih mengenalnya dengan rhesus positif atau negatif.

Anda juga perlu tahu rhesus yang Anda miliki sebelum transfusi ataupun donor. Faktor Rh ini tidak berhubungan dengan kesehatan Anda secara umum. Perbedaan ini terjadi karena faktor genetik. Meski begitu, hal ini penting juga untuk diperhatikan ketika Anda ingin transfusi darah.

Apa Pengaruh Tipe Darah Orangtua Terhadap Tipe Darah Anak?

Seperti warna mata dan jenis rambut, tipe darah juga diwariskan secara genetik dari orangtua. Oleh karena itu, tipe darah orangtua akan menentukan tipe darah anak juga nantinya.

Namun demikian, tipe darah anak tidak selalu sama persis dengan orangtua. Pasalnya berbagai kombinasi tipe darah dapat menghasilkan jenis yang berbeda pula.

Jika Anda bingung, berikut ini tipe darah yang mungkin akan dimiliki anak Anda.

  • Jika tipe darah Anda dan pasangan sama-sama AB, anak Anda mungkin akan memiliki golongan AB, atau AB.
  • Jika tipe darah Anda AB dan pasangan B, anak Anda mungkin akan memiliki golongan AB, atau AB.
  • Jika tipe darah Anda AB dan pasangan A, anak Anda mungkin akan memiliki golongan AB, atau AB.
  • Jika darah Anda AB dan pasangan O, anak Anda mungkin akan memiliki golongan A atau B.
  • Jika tipe darah Anda dan pasangan sama-sama B, anak Anda mungkin akan memiliki golongan O atau B.
  • Jika tipe darah Anda A dan pasangan B, anak Anda mungkin akan memiliki golongan OA, B, atau AB.
  • Jika tipe darah Anda dan pasangan sama-sama A, anak Anda mungkin akan memiliki golongan O atau A.
  • Jika tipe darah Anda O dan pasangan B, anak Anda mungkin akan memiliki golongan O atau B.
  • Jika tipe darah Anda O dan pasangan A, anak Anda mungkin akan memiliki golongan O atau A.
  • Jika tipe darah Anda dan pasangan sama-sama O, anak Anda akan memiliki golongan O.

Ternyata cukup rumit juga ya penjelasannya. Semoga info ini dapat menambah wawasan kamu ya! (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.