Belasan Warga Diungsikan Akibat Banjir di Lamandau

oleh
Sejumlah warga di Kabupaten Lamandau Diungsikan Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Setempat Akibat Terdampak Banjir.

Lamandau, Borneo24.com Akibat hujan yang terus mengguyur wilayah hulu Kabupaten Lamandau, debit air di sungai terus meningkat. Terbaru, hingga Rabu (22/6/2022), terpantau di Skala Tinggi Air (STA) Pantau Dermaga Batu Bisa ketinggian air berada pada level 664 cm, atau pada level siaga 2.

Bahkan, dari data yang telah masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, sedikitnya sudah ada 66 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir dan 3 KK (11 orang) diantaranya diungsikan ke rumah warga sekitar.

Tak hanya pemukiman warga, sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti jalan, tempat ibadah, Posyandu maupun sekolah juga terdampak banjir.

Hal itu seperti disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lamandau Edison Dewel melalui Kabid Rekonstruksi dan Rehabilitasi, Joni Hardi  saat dikonfirmasi pada Rabu, (22/6) kemarin.

“Hari ini, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) kita melakukan patroli pemantauan dan kekasih terdampak banjir di wilayah kelurahan Nanga Bulik, di kompleks Lapangan Kartawana RT 03b, Gang Samaliba hingga komplek RT 8b terdapat 7 KK terdampak banjir dengan ketinggian air antara 50 sampai 80 cm,” ungkapnya.

Sebelumnya, lanjut dikatakan, dia lagi, juga sudah melakukan pemantauan dan evakuasi warga yg melintas di jalur terendam banjir, yakni di jalan antar-Desa Sekoban dan Samujaya.

“Pada titik jalan tersebut, setidaknya sekitar 160 meter ruas jalannya terendam air antara 60 sampai 120 cm, sehingga mengakibatkan kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 tidak bisa melintas,” ujarnya.

Akan tetapi, lebih jauh, dijelaskan dia, warga masih bisa melewati jalan alternatif melalui jalan perusahaan untuk menuju ke Nanga Bulik.

“Kita mengimbau kepada masyarakat apabila terdampak banjir segera melapor agar bisa diambil tindakan cepat jika memang memerlukan untuk dievakuasi,” pungkasnya.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.