Pantai Teluk Bogam sudah makan 6 Korban, Salah Siapa?

oleh

KOTAWARINGIN BARAT – Akibat minimnya papan informasi di setiap sudut Pantai Desa Teluk Bogam, dua tahun terakhir ini sudah memakan enam korban meninggal dunia akibat tenggelam. Dengan itu, pemilik pantai yang dikelola secara pribadi agar segera melakukan pembenahan agar pengunjung merasa nyaman.

Kasat Pol Air Polres Kotawaringin Barat Iptu Herbet mengakui, pihaknya akan memanggil seluruh pemilik pantai yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat. Tujuan pemanggilan tersebut agar pemilik pantai diberikan Edukasi terhadap pengelolaan pantai dengan baik. Terutama papan informasi dan pendampingan para pengunjung.

“Masa punya pantai, tapi papan informasi atau larangan tidak ada. Terus untuk kedepan nantinya harus ada pendamping atau pemandu pantai” kata Herbet senin (25/2/2019).

Dilanjutkannya lagi, pemerintah Desa Teluk Bogam juga harus melakukan pendataan siapa pemilik Pantai atau yang mengelola pantai di Teluk Bogam khususnya, sehingga mempermudah informasi apabila ada pengunjung atau kegiatan di sana. “Bukan cuma di Teluk Bogam saja, semua objek wisata itu penting adanya pendamping dari pengelola objek wisata itu” katanya.

Untuk sementara ini, lokasi objek wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat sudah mulai mendunia, akan tetapi manajemen pengelolaannya belum maksimal. Terbukti dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, korban tewas saat berada di pantai sebanyak enam orang. (RP/01)