Sempat Dilarang Pergi Merawe, Seorang Nelayan Hilang di Laut Tanjung Penajam

oleh
Ilustrasi Gambar

Kalimantan Timur, Borneo24.com– Seorang nelayan yang diduga hilang , nelayan ini berasal dari Kecamatan Penajam, Kabuaten Penajam Paser Utara.

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah, kini sudah berusaha mencari dan akhirnya menemukan korban tersebut, korban tenggelam tersebut bernama Musakar.

Istri dari korban tersebut mengatakan sempat melarang sang suami untuk pergi mincing karena kondisi cuaca yang buruk pada saat itu.

“Saya sempat melarang, suami mengatakan tidak apa apa karena iparnya ikut, saat saya dengar berita bahwa suami saya hilang, saya langsung kaget, ucap sang istri, Senin (27/7/2020).

Musakar bersama keluarganya yang bernama Sahran ( 43) menggunakan kapal masing-masing berangkat untuk merawe atau memancing dari Kerok Laut RT 20 Kelurahan Penajam dengan tujuan ke wilayah sekitar laut Tanjung.

“Dua kapal itu berangkat beriringan dari Kerok Laut, pada saat mendekati lokasi untuk melempar rawe atau pancingan mereka berpisah namun dengan jarak masih dapat saling melihat atau terpantau satu sama lain,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Peralatan BPDB PPU, Nurlaila, Senin (27/7/2020).

Setelah menimba air di kapalnya, Sahran mendekati kapal Musakar dan mendapat Musakar tidak berada di kapalnya lagi. Sampai laporan ini diturunkan, tim Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah, PPU dan keluarga korban masih merupaya melakukan pencarian.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.