Komisi II DPRD Kalsel dan Pemkab Tanbu Menghasilkan Beberapa Kesimpulan Terkait PAP

oleh
Pajak Air Permukaan (PAP)

Banjarmasin, Borneo24.com – Pertemuan anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menghasilkan beberapa kesimpulan terkait pajak air permukaan atau PAP di provinsi tersebut.

Pantauan Antara Kalsel di Banjarmasin, Senin, pertemuan rombongan anggota Komisi II yang dipimpin Muhammad Yani Helmi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanbu di Batulicin, Jumat (29/10) berkesimpulan antara lain untuk mengukur penggunaan pemakaian air permukaan perlu melibatkan tenaga teknis dari Dinas Perdagangan (Disdag).

Keterlibatan tenaga teknis Disdag itu terutama yang memiliki keahlian kemetrologian guna mengukur pemakaian di lokasi kegiatan operasional para pelaku usaha dalam kaitan penetapan PAP.

Kesimpulan lain dari hasil pertemuan dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanbu di Batulicin (260 kilometer tenggara Banjarmasin) tersebut ke depan akan dibangun suatu sistem aplikasi atau “software” pada Dinas Perijinan.

Aplikasi tersebut untuk melakukan pemantauan serta mampu mendeteksi para pelaku usaha yang masih belum memenuhi kewajiban membayar pajak, dan akan terhambat dalam pengurusan perizinan yang akan diterbitkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

Kemudian daripada hasil pertemuan itu menyimpulkan perlu pernjanjian kerja sama atau nota kesepahaman/Memori of Understanding (MoU) antara Pemkab/pemerintah kota (Pemkot) dan pemerintah provinsi (Pemprov) mengenai mekanisme  dalam optimalisasi PAP.

Pemkab Tanbu menyambut baik apabila ada MoU antara Pemkab/Pemkot dan Pemprov terkait mekanisme dalam optimalisasi PAP di Kalsel yang terdiri atas 13 kabupaten/kota.

Kesimpulan lain menyatakan, salah satu kunci keberhasilan dalam penagihan PAP nanti ada pada perizinan yang diterbitkan. Para pelaku usaha yang enggan memenuhi kewajiban membayar pajak dapat dilakukan evaluasi terhadap izin-izin berikut yang akan diterbitkan Pemda.

Kunjungan kerja (Kunker) Komisi II DPRD Kalsel yang dipimpin Muhammad Yani Helmi atau yang akrab dengan sapaan Paman Yani ke BPKAD “Bumi Bersujud” Tanbu dalam rangka koordinasi terkait dengan pendapatan daerah berasal dari PAP, yang dijadwalkan, 28 – 30 Oktober 2021.

Menerima Kunker Komisi II tersebut Bupati Tanbu dr H Zairullah Azhar, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) setempat Dr H Ambosakka MPd bersama pejabat instansi terkait jajaran Pemkab tersebut.

Sedangkan menyertai Kunker Komisi II ke Bumi Bersujud Tanbu tersebut Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel Rahmanita Arifin.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.