Lanal Banjarmasin Tangkap 2 Dua Kapal Pengangkut BBM Ilegal

oleh
Pengamanan Drum diduga berisikan BBM jenis Solar di dermaga Desa Ujung Murung Kecamatan Selat Kapuas.

Kalimantan Selatan, Borneo24.com Satgas Intel Dispamsanal–Mandau L22 bekerjasama dengan Lanal Banjarmasin, menangkap dua kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) ilegal bermuatan 97 drum (kurang lebih 19 ton) solar bersubsidi, di Sungai Kahayan, Kalimantan Tengah (Kalteng),

Kedua kapal tersebut adalah KM. Berkat Hidayah Putri dan KM. Berkat Usaha di sungai Kahayan Kelurahan Mambulau Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah pada titik koordinat 03º01’53.8″s – 114º23’26.5″ e.

“Saat dilaksanakan penangkapan kedua kapal tersebut akan berlayar dari SPBB Hajjah Aisyah Huri menuju desa Pujon Kapuas dengan muatan masing masing 97 drum atau sekitar 19 ton solar bersubsidi,” sebut Kolonel Laut (P) Herbiyantko selaku Danlanal Banjarmasin.

Data sementara KM Berkat Hidayah Putri dengan nahkoda atas nama Muhammad Mansyur usia 28 tahun dengan dua orang ABK dan KM. Berkat Usaha dengan nahkoda atas nama Khairi usia 40 tahun dengan dua ABK.

Kesalahan awal kedua kapal adalah tanda selar tidak ada, tidak memiliki D-O dari Pertamina, kapal tidak standar Pertamina untuk angkutan BBM serta tidak memiliki ijin trasportir.

Dugaan BBM subsidi jenis HSD diperjualbelikan di atas ketentuan dan dikirim ke lokasi penambangan liar di wilayah Kecamatan Pujon, Kab. Kapuas Kalteng dengan sarana kapal kayu tanpa ijin resmi untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Saat ini kapal dilegokan dan nakoda kapal sedang dalam pemeriksaan untuk pendalaman lanjutan oleh pihak Lanal Banjarmasin.

Kesigapan Personel TNI AL dalam melakukan penangkapan penyelundupan BBM ilegal ini, tidak terlepas dari perintah Kasal Laksamana TNI Yudo Margono yang berulang kali ditegaskan agar seluruh unsur TNI AL melaksanakan pengamanan dan pengawasan terhadap segala bentuk pelanggaran di wilayah perairan Indonesia. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.