Babinsan Gandeng Masyarakat Bersihkan Alirasan Sungai Antisipasi Banjir

oleh

Kapuas – Upaya antisipasi banjir Babinsa gandeng masyarakat melakukan kegiatan gotong royong bersihkan aliran sungai lingkungan Anjir Serapat Barat, Kecamatan Kapuas Timur, Kamis (25/4/2019).

Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas Letnan Kolonel Inf Bambang Kristianto Bawono mengatakan, sosialisasi bahaya banjir dan dampak setelahnya yang dilakukan Babinsa Anjir Serapat untuk pencegahan sejak dini akan terjadinya bencana banjir. Agar masyarakat menata lingkungan dengan melibatkan pihak-pihak terkait, guna mewujudkan lingkungan yang strategis dan terhindar dari gangguan bencana banjir.

Menurut Dandim 1011/Klk, masyarakat agar mewaspadai terhadap aliran sungai yang tidak termonitor bila mengalami gangguan longsor, seperti pada bagian dinding sungai, untuk itu perlu kiranya masyarakat pada musim penghujan seperti ini melakukan pengawasan handil-handil yang ada didesa, agar dapat mengambil langkah-langkah penanganan bila mengalami kerusakan atau longsor.

“Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. Jika air terus meninggi, hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti kantor Kepala Desa, Lurah, atau Camat,” ucapnya.

Selain itu, bila ancaman bencana dimungkinkan akan terjadi, maka langkah antisipasi yang harus disiapkan seperti, bahan makanan siap saji, makanan dan susu untuk anak balita serta persediaan air bersih.

Karena itu lanjut Dia,agar masyarakat mengamankan dokumen penting seperti, ijazah, akte kelahiran, kartu keluarga (KK), sertifikat, buku tabungan dan barang berharga lainnya. Juga menyediakan obat-obatan untuk pertolongan pertama.

“Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan mampu mengurangi resiko dari dampak bencana yang dihadapi,” imbuhnya.

Sementara ditempat yang sama, salah satu tokoh masyaraka Daniel mengatakan, daerah Anjir Serapat merupakan dataran rendah, dan bila musim penghujan tiba dengan intensitas tinggi sangat memungkinkan akan terjadinya banjir, namun banjir tersebut tidak sampai mengganggu aktifitas masyarakat,” tambahnya. (RP/01)